Bawaslu Temukan Oknum Guru di Kuansing yang Juga Istri Calon Bupati Hadir dalam Kampanye
![]() |
Ilustrasi/INTERNET |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau melaporkan pelanggaran Pilkada Pidana 9 Kab/Kota se Riau ke Sentra Gakkumdu Pusat. Laporan tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan saat menerima kunjungan Sentra Gakkumdu Pusat, yang terdiri dari Bawaslu RI, Kejagung, dan Mabes Polri, Selasa (3/11/2020), pukul 10.00 WIB.
Kunjungan Kerja Sentra Gakkumdu Pusat yang dilaksanakan di Aula Bawaslu Riau Komplek Transito, Jalan Adisucipto, Kota Pekanbaru diformat dalam bentuk diskusikan dengan membahas penanganan laporan dugaan pidana Pilkada di 9 kabupaten/kota.”Saya sudah laporkan kepada Sentra Gakkumdu Pusat adanya perkara kasus dugaan tindakan pidana Pilkada secara lengkap terkait posisi kasus dan kendala yang dihadapi. ada sekitar 9 kasus yang telah kita rilis dan menajadi perhatian publik di Provinsi Riau ini," kata Rusidi Rusdan, melalui keterangan tertulis yang diterima potretnews.com Rabu (4/11/2020) malam.Dikatakannya, ada lebih kurang 22 temuan laporan dugaan pelanggaran yang terjadi di Riau, 9 di antaranya telah menyita perhatian publik karena melibatkan tokoh tokoh yang dikenal masyarakat.”Di antaranya contoh, salah satunya di Kota Dumai melibatkan salah satu calon wali kota yang hingga saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka. Di Kabupaten Pelalawan itu ada oknum pejabat ASN yang diduga telah bertindak merugikan salah satu pasangan calon serta oknum kepala desa yang mendukung salah satu paslon serta dugaan money politik," ujar Ketua Bawaslu Riau yang telah menjadi Anggota Bawaslu dua periode ini.
























