Nama Saudara Kandung Beda Sehuruf, Ini Penjelasan Diskes Pekanbaru yang Dituduh ”Covid-kan” Pasien Negatif
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, dr Zaini Rizaldy Saragih/POTRETNEWS.com/RACHDINALPEKANBARU, POTRETNEWS.com — Berita adanya pasien meninggal diduga ”di-Covid-kan” padahal hasil tesnya belum keluar menjadi perbincangan hangat di Pekanbaru, dua pekan terakhir.
Merasa bahwa sang orang tua meninggal bukan karena virus corona berdasarkan dokumen yang dipegang, anak dari almarhum Ny W melaporkan Rumah Sakit Islam (RSI) Ibnu Sina dan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru ke Polda Riau atas dugaan manipulasi data pasien Covid-19.Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, dr Zaini Rizaldy Saragih menjelaskan, ada dua kronologi serta pokok permasalahan terkait pemberitaan yang sudah beredar.”Yang perlu diketahui almarhumah ibu Wirsyamsiwarti memiliki saudara kandung adik perempuan bernama Wirsyamsiwarli. Jadi namanya ada kemiripan. Kronologi pertama, adik almarhumah yang bernama ibu Wirsyamsiwarli datang ke Puskesmas Karya Wanita pada 5 September 2020 bersama masyarakat lainnya berjumlah 73 orang melakukan pengambilan swab,” ungkapnya kepada potretnews.com, Senin (19/10/2020).Kemudian kata Zaini menguraikan, hasil swab dari Wirsyamsiwarli keluar pada 7 September 2020 dinyatakan positif Covid-19. Hasil itu lalu dirilis oleh Dinas Kesehatan Pekanbaru pada 8 September 2020.























