Home > Berita > Umum

Anggarannya Ratusan Miliar Rupiah, tapi Fitra Kesulitan Lacak Kontraktor yang Ditunjuk Pemerintah Jadi Penyuplai Alkes Selama Pandemi Covid-19

Anggarannya Ratusan Miliar Rupiah, tapi Fitra Kesulitan Lacak Kontraktor yang Ditunjuk Pemerintah Jadi Penyuplai Alkes Selama Pandemi Covid-19

Gambar hanya ilustrasi/BISNIS.com

Senin, 14 September 2020 12:27 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Provinsi Riau mengakui pihaknya kesulitan melacak kontraktor yang ditunjuk oleh pemerintah dalam menyuplai alat-alat kesehatan selama pandemi Covid-19. Oleh karena itu, Deputi Fitra Riau Tarmizi, mendesak pemerintah untuk transparan dalam membuka data realisasi anggaran terkait pengadaan alat kesehatan (alkes).

Desakan itu disampaikan karena pada anggaran yang dipakai untuk penanganan kesehatan cukup besar yakni lebih kurang Rp 161 miliar, di dalamnya terdapat pos anggaran untuk pengadaan alkes. Untuk total semua anggaran Covid-19 adalah Rp477 miliar.

”Itu (pengadaan alkes) yang tidak terlacak sama kami, karena dia kan sifatnya penunjukan langsung (PL), jadi tidak diumumkan. Kalau dia lelang, bisa lah kami pantau di layanan pengadaan secara elektronik (LPSE). Nanti kami coba untuk melacak lagi,” kata Tarmizi, Senin (14/9/2020), melansir GoRiau.com.

Pemerintah, imbuh Tarmizi, harus bisa membuka data berapa anggaran yang sudah terpakai untuk penanganan Covid-19, termasuk pengadaan Alkes. Karena jika tidak, maka publik akan menaruh curiga pada pemerintah.

”Seharusnya memang penting untuk mencurigai itu, karena alokasi anggaran yang besar harusnya selaras dengan penanganan Covid-19. Tapi hari ini angka terkonfirmasi Covid-19 terus naik bahkan 200 orang satu harinya. Apakah instrumen anggaran tidak menjadi salah satu indikator mendukung penanganan Covid-19 atau seperti apa? Makanya itu harus dibuka,” pungkasnya. ***

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Umum
wwwwww
www.amsi.or.id