KPU Indragiri Hulu Dikecam karena Mendadak Larang Wartawan Meliput Pendaftaran Siti Aisyah-Agus Rianto
![]() |
Siti Aisyah dan Agus Rianto berjalan menuju Kantor KPU Indragiri Hulu untuk mendaftar sebagai calon bupati dan wakil bupati/PIKIRAN-RAKYAT.com |
RENGAT, POTRETNEWS.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau melarang wartawan meliput pendaftaran Bakal Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Siti Aisyah-Agus Rianto, Jumat (4/9/2020).
Tidak pelak lagi, lembaga penyelenggara pemilu dan pilkada itu disorot dan dinilai telah melanggar UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.Penasihat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) setempat, Zulpen Zuhri mengecam dan mengutuk aksi pelarangan wartawan tatkala Siti Aisyah-Agus Rianto mendaftar di KPU Inhu persisnya ketika pemeriksaan berkas B.1-KWK parpol.”KPU Inhu sudah mengangkangi UU Pers, pada Pasal 18 Undang-Undang Pers dengan tegas disebutkan, pihak yang melarang wartawan melakukan peliputan diancam pidana dan denda Rp500 juta,” tandas Zulpen, dilansir pikiran-rakyat.com.Siti Aisyah-Agus Rianto merupakan bakal paslon Bupati dan Wakil Bupati Inhu 2020 yang mendaftar kedua pada Jumat (4/9/2020). Itu sebabnya Zulpen mengutuk tindakan KPU Inhu yang terkesan diskriminatif dengan melarang wartawan tidak boleh melakukan liputan berita di dalam gedung.Akham Sophian

























