Rektor UIN Sumut Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu
![]() |
Rektor Universitas Islam Negeri Sumatra Utara Prof Saidurrahman /KALDERA.id |
MEDAN, POTRETNEWS.com — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatra Utara (Sumut) Prof Saidurrahman ditetapkan sebagai sebagai tersangka kasus dugaan korupsi oleh polda setempat.
Saidurrahman diduga terlibat korupsi pembangunan gedung kuliah terpadu kampus II UIN Sumut. "Reskrimsus Polda Sumut telah menetapkan 3 tersangka yaitu Drs SS, MA, sebagai pejabat pembuat komitmen Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.Kemudian J S, SE yaitu Direktur PT Multi Karya Bisnis Perkasa, dan yang terakhir Prof Dr S, S Ag, M Ag, Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara," ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Selasa (1/9/2020), dilansir detikcom.”Penetapan 3 tersangka berdasarkan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara BPK Perwakilan Sumatera Utara nomor: R-64/PW02/5.1/2020, tanggal 14 Agustus 2020 adalah sebesar Rp 10.350.091.337,98," imbuhnya.Kasus ini berawal pada Juli 2017, Saidurrahman disebut memerintahkan Kabag Perencanaan dan Keuangan untuk membuat proposal pengajuan pembangunan Gedung Kuliah Terpadu di UINSU Medan kepada Kementerian Agama RI. Surat pengajuan Saidurrahman itu bernomor : B.305/Un.11.R2/B.II.b/KS.02/07/2017, tanggal 4 Juli 2017, dengan jumlah anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 49.999.514.721,00.Akham Sophian

























