Buntut Kasus Dugaan Pemerasan 63 Kepala SMP di Inhu, 3 Jaksa Ditetapkan sebagai Tersangka dan Ditahan di Rutan Salemba
![]() |
Ilustrasi/INTERNET |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan tiga jaksa yang bertugas di Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hulu (Inhu) Provinsi Riau sebagai tersangka.
Penetapan itu setelah tim Kejagung melakukan penyelidikan kasus dugaan pemerasan terhadap 63 kepala sekolah menengah pertama (SM) se-Inhu.Perihal ini disampaikan Ketua Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGR) Riau, Taufik Tanjung, Senin (17/8/2020).Dia menyebutkan, tiga jaksa dari Kejari Inhu yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni HS, OAP dan RFR. "Ketiga jaksa ditetapkan tersangka pada Jumat (14/8/2020). Kasusnya diserahkan Kejati (Kejaksaan Tinggi) Riau kepada Kejaksaan Agung (Kejagung)," sebut Taufik, dilansir dari Kompas.com.Ketiga tersangka, sambung dia, telah dibawa oleh Kejagung dan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Cabang Kejagung. Taufik mengatakan, sebelumnya ada enam orang terlapor yang diperiksa sebagai saksi pada kasus dugaan pemerasan 63 kepala SMP di Inhu.Akham Sophian

























