Kabur ke Hutan Hindari Kejaran Petugas, Penyelundup Tinggalkan Ribuan Ponsel Senilai Rp12 Miliar di Pulau Patah Kepri
![]() |
Kapal ”speedboat” tanpa nama yang bermuatan ribuan ponsel senilai Rp12 miliar di Perairan Pulau Patah, Kepri/SINDONEWS.com |
KARIMUN, POTRETNEWS.com — Kapal speedboat tanpa nama bermuatan ribuan ponsel ilegal diamankan tim Patroli Laut Bea dan Cukai Kepulauan Riau (Kepri) di Perairan Pulau Patah Desa Selat Mie Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Kapal itu berangkat dari Kota Batam.Kakanwil DJBC Khusus Kepri Agus Yulianto mengatakan, penangkapan itu merupakan hasil koordinasi Kanwil DJBC Khusus Kepri bersama KPU Batam Tipe B.”Penangkapan awal kita mendapatkan informasi akan ada sebuah speedboat yang diduga membawa smartphone ilegal dari Jembatan 4 (empat) Batam. Dari informasi itu, kwmudian kita lakukan pengejaran," kata Agus, Jumat (3/7/2020), seperti dilansir sindonews.com.Saat diperiksa, kapal speedboat diketahui membawa ribuan unit smartphone tanpa dilindungi dokumen kepabeanan. "Penindakan terhadap kapal tersebut merupakan langkah nyata Bea Cukai Kepri dalam melindungi industri dalam negeri,” ucapnya.Saat dilakukan upaya pengejaran, para pelaku penyeludupan sempat melakukan perlawanan dengan mengkandaskan kapal ke Pulau Patah. Mereka berhasil kabur dengan berlari ke dalam hutan.Akham Sophian

























