PotretNews.com Selasa 04 Agustus 2020
Home >  Berita >  Umum

Puluhan Ibu Hamil di Satu Daerah Terjangkit Hepatitis B, Waspadai Penularannya Bisa lewat Keringat

Puluhan Ibu Hamil di Satu Daerah Terjangkit Hepatitis B, Waspadai Penularannya Bisa lewat Keringat

Ilustrasi/INTERNET

Senin, 29 Juni 2020 11:40 WIB

TASIKMALAYA, POTRETNEWS.com — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, melaporkan bahwa puluhan ibu hamil di kota tersebut terserang hepatitis B dalam rentang waktu sejak Januari hingga Mei 2020.

Adapun gejala yang dirasakan penderita hepatitis jenisnya beragam mulai kuningnya mata, sakit perut, dan urine keruh.

Akibat penyakit tersebut, para penderita sudah terkena infeksi hati serius yang disebabkan virus dan bisa menular melalui cairan tubuh terinfeksi.

”Harus cepat ditangani secara serius karena yang terserang hepatitis B cairan tubuhnya terinfeksi," ujar Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan dan Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Suryaningsih, Senin (29/6/2020), seperti dikutip dari pikiran-rakyat.com.

Lebih lanjut dia menjelaskan, orang yang telah terkena hepatitis B biasanya akibat pemakaian jarum yang tidak steril, melalui hubungan seks vaginal dan seks anal tanpa alat pengaman termasuk dari ibu ke bayi dalam proses mengandung atau menyusui.

Dia menyebutkan, kasus penyakit hepatitas B di Kota Tasimalaya tercatat sejak awal Januari hingga Mei 2020, tersebar di 10 Kecamatan dan paling banyak di Kecamatan Kawalu dengan jumlah kasus sebanyak tujuh kasus, Mangkubumi enam kasus, Tawang dan Bungursari empat kasus, Cihideung dan Indihiang tiga kasus, Cibeureum dan Cipedes dua kasus dan Tamansari satu kasus.

”Termasuk mereka atau penderita yang telah dirawat, mereka ditempatkan di ruang isolasi khusus supaya tidak ada menyerang pasien lainnya," ujarnya.

Terkait itu, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya berupaya menyosialisasikan secara bertahap berkaitan dengan penyakit hepatitis B.

”Termasuk, bagi penderita penyakit hepatitis B semuanya harus steril. Seperti gelas, sendok, piring yang telah digunakannya jangan dipakai oleh yang lain. Harus diwaspadai juga penularan melalui batuk penderita," ucapnya. ***

Editor:
Akham Sophian

       
        Loading...    
           
Kategori : Umum
Loading...
www www