POTRETNEWS.com — Suasana nyaman kamar hotel mewah yang disewa pasangan suami istri (pasutri) selama tujuh hari tujuh malam, bakal tinggal kenangan karena keduanya bakal beristirahat di dalam jeruji besi.
Pasangan ini tak menyangka kegaduhan mereka di kamar hotel justru membuka kedok selama di hotel itu. Pihak hotel yang khawatir dengan kondisi si wanita lantas menelpon polisi.
Hasilnya justru polisi dengan mudah meringkus keduanya yang ternyata sudah mengatur penjualan narkoba di hotel tersebut. Kedua pun tak berkutik saat diamankan polisi.Hasil pemeriksaan didapatkan barang bukti narkoba dan buku penjualan. Kronologi Kedua pelaku ditangkap di sebuah hotel mewah di kawasan Cipedes, Tasikmalaya, Senin (8/6/2020).Menurut Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Tasikmalaya Kota AKP Yaser Arafat, penangkapan tersebut berawal dari laporan para pegawai hotel yang mendengar keributan di kamar suami istri berinisial FR (40) dan KR 32) tersebut.
”Saat dilakukan pemeriksaan mereka ternyata mengaku habis pesta sabu. Saat digeledah di tasnya, terdapat sabu yang sebagian telah berbentuk paket," katanya kepada wartawan, Senin (8/6/2020), seperti dilansir
tribunnews.com.Selain paket sabu, polisi mengamankan sejumlah bukti, antara lain catatan pesanan sabu, buku tabungan, handphone, timbangan digital, dan alat hisap bong. Tak hanya itu, saat diperiksa intensif, pelaku mengaku sering mengedarkan sabu di wilayah Tasikmalaya dengan modus tempel.Menurut kesaksian para pegawai hotel, Yaser mengatakan, kedua pelaku telah menginap di hotel tersebut selama 7 hari 7 malam.”Mereka mengaku meningap di hotel mewah tersebut sudah 7 hari 7 malam. Selama ini kedua pelaku mengatur pesanan di kamar hotel tersebut," pungkasnya.Lalu, pada malam terakhir, para pegawai hotel dibuah gempar setelah mendengar kedua pelaku bertengkar di dalam kamar. Para pegawai bahkan mendengar jeritan perempuan seperti akan bunuh diri. Merasa khawatir dan membuat tamu hotel lainnya panik, pegawai hotel pun menelepon polisi.
”Kami awalnya khawatir setelah melihat istrinya teriak-teriak histeris seperti hendak bunuh diri di lantai dua kamarnya. Perempuannya seperti hendak loncat berdiri di pagar lantai dua. Kami pun lapor polisi langsung," jelas salah seorang pegawai hotel yang namanya enggan disebutkan, Senin (8/6/2020) malam. Saat ini, suami istri tersebut telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intesif di Mapolres Tasikmalaya. ***
Editor:Akham Sophian