Berbahayanya Bermain Petasan, Seorang Pria Harus Kehilangan Jari Kelingking dan Jemari Lainnya Hancur

Berbahayanya Bermain Petasan, Seorang Pria Harus Kehilangan Jari Kelingking dan Jemari Lainnya Hancur

Polisi menjenguk pria yang menjadi korban ledakan kembang api/DETIKcom

Sabtu, 06 Juni 2020 17:50 WIB

PASURUAN, POTRETNEWS.com — Meski sudah banyak yang mengetahui berbahayanya bermain petasan atau mercon, namun masih ada saja orang yang nekat bermain petasan.

Bagaimana, tidak? Sudah banyak kejadian orang harus menderita luka bakar bahkan kehilangan nyawa. Seperti yang terjadi di Desa Kapasan, Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan baru-baru ini.

Darsan (38), perangkat Desa Kapasan, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan terpaksa kehilangan jari kelingkingnya dan jemari lainnya hancur akibat terkena ledakan petasan.

Menurut keterangan yang dihimpun dari kepolisian, seperti dikutip dari detik.com, peristiwa tersebut terjadi Jumat (5/6) pukul 22.00 WIB. Darsan saat itu menyalakan kembang api di halaman rumahnya, Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling.

Darsan diduga lalai saat menyalakan petasan jenis kembang api tersebut. Petasan tersebut tetiba meledak dan melukai tubuhnya. Darsan spontan berteriak meminta pertolongan.

Beruntung pria tersebut masih selamat, tetangga Darsan langsung membawanya ke RSUD Grati. Setelah mendapatkan perawatan, korban diperbolehkan pulang. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander datang memberikan bantuan sejumlah uang untuk biaya pengobatan Darsan.

Ia meminta jajarannya agar mengantisipasi penjualan kembang api dan petasan di wilayahnya. "Dari hasil keterangan korban dan saksi, ada unsur kelalaian dari korban saat menyalakan kembang api. Korban memegang kembang api dan tidak meletakkannya di suatu tempat yang aman," pungkas Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander saat mendatangi rumah mertua korban, Sabtu (6/6/2020). ***

Editor:
A Roni

Kategori : Hukrim
wwwwww
www.amsi.or.id