PotretNews.com Minggu 09 Agustus 2020
Home >  Berita >  Bengkalis

Beberapa Jam sebelum Dinyatakan Positif Covid-19, Dokter AMN Sempat Bagi-Bagi Takjil bersama Istri Plh Bupati Bengkalis

Beberapa Jam sebelum Dinyatakan Positif Covid-19, Dokter AMN Sempat Bagi-Bagi Takjil bersama Istri Plh Bupati Bengkalis

RSUD Kabupaten Bengkalis.

Senin, 04 Mei 2020 13:25 WIB

BENGKALIS, POTRETNEWS.com — Dokter AMN di RSUD Bengkalis, Riau, ternyata Jumat (1/5/2020), ikut bagi-bagi 300 paket takjil kepada masyarakat bersama istri Pelaksana Harian (Plh) Bupati Bengkalis, Riau, Bustami HY.

Kegiatan itu dilakukannya beberapa jam sebelum dinyatakan positif Covid-19. Pembagian 300 paket takjil buka puasa antara lain dilakukan di Jalan Panglima Minal, simpang penyeberangan Roro Bengkalis-Sungaipakning.

”Dimaksud (dokter positif Covid-19) memang kemarin ikut serta dalam kegiatan bagi-bagi takjil gratis bersama ibu Plh Bupati Bengkalis,” kata staf Humas Pemkab Bengkalis, Yeni, Sabtu (2/5/2020) dilansir dari selasarriau.com (kumparan.com).

Yeni mengakui, saat pembagian takjil ia mendapat tugas dari kantornya meliput kegiatan. Pembagian takjil diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan (DWP).

Usai dinyatakan sang dokter positif Covid-19 oleh Direktur RSUD Bengkalis, dr Ersan Saputra, seluruh DWP dari perwakilan masing-masing unit kerja Pemkab Bengkalis, langsung dilakukan pemeriksaan gratis.

”Informasinya demikian, semua ibu-ibu Dharma Wanita (ikut pembagian takjil) langsung dilakukan pemeriksaan oleh medis. Namun, hasilnya kita tidak tahu,” tutur Yeni.

Sebelumnya, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Bengkalis, Johansyah Syafri membenarkan hasil swab seorang dokter di RSUD Bengkalis positif Covid-19. ”Benar, sedang kita telusuri di mana tertularnya. Saat bertugas di RSUD Bengkalis atau di tempat lain,” ujar Johansyah Syafri.

Dokter tersebut yang merawat NZ (59), pasien dalam pengawasan (PDP) asal Desa Sungaialam, Kecamatan Bengkalis, meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Usai meninggal, swab diambil menyatakan hasilnya negatif. Menurut Ersan, bersama tenaga medis lainnya yang merawat NZ, dokter tersebut juga sempat sempat dikarantina. ***

Editor:
Akham Sophian

       
        Loading...    
           
Kategori : Bengkalis, Umum
Loading...
www www