Home > Berita > Umum

Tenaga Kesehatan RSUD Padangpanjang Tertular Virus Corona secara Massal dari Pasien Positif Covid-19

Tenaga Kesehatan RSUD Padangpanjang Tertular Virus Corona secara Massal dari Pasien Positif Covid-19

RSUD Padangppanjang. (ANTARA)

Jum'at, 01 Mei 2020 14:11 WIB

PADANGPANJANG, POTRETNEWS.com — Jumlah tenaga kesehatan yang terjangkit virus corona atau Covid-19 terus bertambah. Sebanyak 13 orang pegawai di RSUD Padangpanjang, Sumatera Barat, dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

Hasil itu diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan swab di Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang.

”Ke-13 tenaga kesehatan ini adalah mereka yang pernah kontak dengan pasien NS, warga Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar, yang pernah berobat ke RSUD dan sudah lebih dulu dinyatakan positif COVID-19," kata Kepala Dinas Kesehatan Padangpanjang Nuryanuwar lewat keterangan yang dirilis Dinas Komunikasi dan Informatika setempat, Jumat (1/5/2020).

Sebelumnya sebanyak 70 orang tenaga medis yang bertugas di Puskesmas Kebun Sikolos dan RSUD Padangpanjang mengikuti pemeriksaan swab karena pernah kontak dengan pasien NS.

Dua fasilitas kesehatan itu merupakan lokasi di mana NS pernah mendapat layanan kesehatan. 13 orang tenaga kesehatan yang dinyatakan positif dan tanpa gejala semuanya bertugas di RSUD Padangpanjang.

”Semuanya pernah kontak dalam jarak kurang dari satu meter. Namun, belum dapat dipastikan apakah tertular dari NS atau suaminya yang juga sudah dinyatakan positif Covid-19," ujar dia, dilansir dari Antara.

Direktur RSUD Padangpanjang Ardoni menambahkan sejak hasil swab NS keluar pada Ahad (26/4) semua petugas yang pernah kontak dengan NS sudah dikarantina di lokasi yang disediakan pemkot dan tidak pulang ke rumah.

”Setelah dinyatakan positif, mereka diisolasi di RSUD Padangpanjang mulai Kamis (30/4) malam," katanya.

Selanjutnya pihaknya akan menelusuri kontak 13 tenaga kesehatan itu, menyemprot disinfektan ruangan dan seluruh area rumah sakit serta kembali menelusuri riwayat kontak pasien NS.

Wali Kota Padangpanjang Fadly Amran meminta warganya lebih mematuhi aturan dalam PSBB yakni agar tidak keluar rumah jika tidak penting selalu gunakan masker dan jaga kebersihan.

”Hasil ini di luar dugaan kita setelah segala upaya di perbatasan kota dan di dalam daerah. Kami harap ini jadi perhatian bersama agar lebih patuh dalam PSBB," tuturnya.

Dia mengimbau masyarakat yang pernah kontak dengan NS dan tenaga kesehatan itu agar segera melapor dan jujur dengan kondisi kesehatan dan riwayat interaksi supaya dapat lebih cepat mendapat penanganan. ***

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Umum
wwwwww
www.amsi.or.id