Bupati Kuansing Serahkan Sembako untuk Ustaz dan Ustazah se-Kuantan Tengah

Kamis, 30 April 2020 21:41 WIB
Kasmalinda
bupati-kuansing-serahkan-sembako-untuk-ustaz-dan-ustazah-sekuantan-tengahBupati Kuansing Mursini (kanan) menyerahkan secara simbolis bantuan sembako kepada ustaz dan ustazah se-Kecamatan Kuantan Tengah, Kamis (30/4/2020)/ISTIMEWA

KUANTAN TENGAH, POTRETNEWS.com — Sebanyak 46 ustaz/ustazah se-Kecamatan Kuantan Tengah mendapat bantuan sembako yang penyerahannya dilakukan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Mursini.

Sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, gula, telur, mi instan, dan masker itu diserahkan pada Kamis (30/4/2020).

Pada kesempatan itu, bupati menyampaikan informasi terkait virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Kuantan Singingi baik jumlah orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan serta berbagai kebijakan pemerintah kabupaten (pemkab) dalam percepatan penanganan wabah Covid-19, termasuk soal pelaksanaan salat berjemaah dan ibadah Ramadan.

Mursini mengungkapkan, pemkab telah menyiapkan anggaran yang dialokasikan untuk jaring pengaman sosial (JPS), khusus membantu warga yang secara ekonomi terdampak.

Selain itu, kata bupati, Pemkab Kuansing juga menghimpun bantuan dari berbagai pihak baik perusahaan, organisasi maupun perorangan berupa sembako, masker, APD, dan disinfektan.

Dalam pidatonya, bupati mengimbau agar masyarakat yang baru berpergian dari daerah terjangkit, hendaknya bisa mengisolasi diri sesuai ketentuan, dan bagi masjid yang menyelenggarakan salat berjemaah, agar tetap menjaga kebersihan, menggulung karpet, menyediakan tempat cuci tangan pakai sabun.

”Kepada jemaah yang melaksanakan salat di masjid agar membawa sajadah, memakai masker, dan menghindari bersalam-salaman,” imbau bupati.

Sementara itu, Juru Bicara Covid-19 Pemkab Kuansing Dr Agus Mandar menyebut, bahwa pada hari ini pemkab juga menerima bantuan masker dari Baznas sebanyak 1.200 lembar.

”Bantuan Baznas ini akan didistribusikan ke RSUD, petugas poskowas di perbatasan, puskesmas, perkantoran dan masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

Mengenai penyaluran ke ustaz dan ustazah yang berada di kecamatan lain, Agus Mandar mengatakan pihaknya tengah melakukan pendataan dan menunggu ketersediaan sembako baik dari perusahaan, organisasi maupun perorangan.

”Kita menunggu stok sembako yang mencukupi sesuai jumlah data. Apabila sudah mencukupi, pengaturan distribusinya akan dibicarakan dengan para camat di wilayah tempat tinggal ustaz dan ustazah,” pungkasnya. ***

wwwwww
www.amsi.or.id