Kualitas Udara Pekanbaru Mulai Membaik meski Masih dalam Kategori Tidak Sehat
![]() |
Kota Pekanbaru diguyur hujan. (ILUSTRASI/INTERNET) |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Kualitas udara kota Pekanbaru, Riau, mulai membaik pada Selasa pagi (24/9/2019). Namun demikian, kualitas udara di kota itu masih dalam kategori tidak sehat.
Menurut data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), konsentrasi debu polutan PM10 di Pekanbaru pada pukul 10.00 mencapai 167,27 mikrogram/m³. Adapun ambang batas normal PM10 yang diperbolehkan adalah 150 mikrogram/m³.Angka ini menunjukkan kualitas udara di wilayah yang tengah terkena dampak kebakaran hutan dan lahan tersebut berada dalam kategori tidak sehat (151-250 mikrogram/m³). Partikulat (PM10) adalah partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 10 mikron (mikrometer).Kualitas udara Pekanbaru pagi ini lebih baik dibandingkan kemarin. Pada Senin pagi (23/9) pukul 10.00, BMKG mencatat kualitas udara di Pekanbaru mencapai 458,18 mikrogram/m³ atau dalam kategori berbahaya.Pemerintah Provinsi Riau kemarin juga telah menetapkan status daerahnya sebagai wilayah dengan Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Penetapan tersebut sesuai masukan dari Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Sumatra. Pantauan P3E kualitas udara Pekanbaru sejak 12 September 2019 lalu berada dalam status berbahaya.Akham Sophian






















