PotretNews.com Sabtu 28 Maret 2020
Home >  Berita >  Pekanbaru

Hidup Sebatang Kara dan Tak Punya Rumah, Kakek 70 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Warung Kawasan Agrowisata Rumbai

Hidup Sebatang Kara dan Tak Punya Rumah, Kakek 70 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Warung Kawasan Agrowisata Rumbai

Seorang mayat pria tua ditemukan di sebuah warung di simpang Jalan Sri Palas, Perumahan Mutiara Palas Indah, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Senin (16/9/2019) pagi.

Senin, 16 September 2019 15:23 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Seorang mayat pria tua ditemukan di sebuah warung di simpang Jalan Sri Palas, Perumahan Mutiara Palas Indah, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Senin (16/9/2019) pagi.

Awalnya, mayat ini belum diketahui identitasnya. Mayat ini pertama kali ditemukan oleh pemilik warung, Lilik (37 tahun). Temuan ini lantas dilaporkan ke Polsek Rumbai.

Sejumlah personel Polsek Rumbai, dipimpin langsung Kapolsek Iptu Viola Dwi Anggreni mendatangi lokasi kejadian, bersama tim identifikasi polresta. ”Sesampainya di lokasi, kita amankan barang bukti 1 unit handphone, dompet. Namun awalnya kita tidak temukan adanya identitas," kata Iptu Viola.

Lanjut dia, mayat korban tersebut dibawa ke RS Bhayangkara guna dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian. Sementara itu disebutkan Viola, dari keterangan sejumlah saksi dan warga setempat, korban diketahui bernama Sugiarto, usianya sekitar 70 tahun.

Dia sudah lebih 10 tahun hidup sebatang kara. Tinggalnya selalu berpindah-pindah, karena tak punya rumah. ”Diduga kematian korban akibat sakit-sakitan. 4 hari sebelumnya korban sempat berobat di puskesmas di dekat lokasi penemuan," tuturnya.

Identitas korban sendiri, didapatkan dari kartu berobat yang didapat dari Puskesmas Rumbaibukit. ***

Berita ini telah tayang di tribunnews.com dengan judul "Sebatang Kara dan Tak Punya Rumah, Kakek 70 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Warung Rumbai Pekanbaru"

Editor:
Akham Sophian

       
        Loading...    
           
Kategori : Pekanbaru, Hukrim
Loading...
www www