PotretNews.com Rabu 16 Oktober 2019

Ikut Demo soal Kabut Asap Karhutla di Kantor Gubernur Riau, 2 Mahasiswi Pingsan

Ikut Demo soal Kabut Asap Karhutla di Kantor Gubernur Riau, 2 Mahasiswi Pingsan

Mahasiswi pingsan saat berdemo. (DETIK.com)

Kamis, 12 September 2019 09:08 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Sekelompok mahasiswa menggelar aksi demo terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pekanbaru, Riau. Demo di tengah kabut asap ini membuat dua mahasiswa jatuh pingsan.

Demo ini digelar mahasiswa di halaman Kantor Gubernur Riau, Jl Sudirman, Pekanbaru, Kamis (12/9/2019). Para mahasiswa ini menggelar aksi karena kabut asap yang tak kunjung teratasi di Riau.

Mereka mendesak Gubernur Riau Syamsuar segera mengatasi masalah karhutla. Kondisi kebakaran yang belum bisa teratasi dinilai telah membuat masyarakat jatuh sakit karena asap.

”Kebakaran hutan sudah berlangsung dua bulan ini, tapi kondisi asap semakin parah. Kita minta Gubernur Riau untuk serius mengatasinya, jangan melindungi korporasi,” teriak mahasiswa dalam aksinya.

Ads
Di tengah aksi demo berlangsung, salah satu peserta aksi dari mahasiswi jatuh pingsan. Dari satu orang, bertambah lagi mahasiswi lain yang jatuh pingsan. Mereka pingsan diduga disebabkan oleh tebalnya kabut asap.

Dua mahasiswi yang jatuh lemas ini langsung dibawa rekan-rekannya ke masjid yang ada di halaman kantor Gubernur Riau. Aksi demo masih berlangsung karena mahasiswa mendesak adanya utusan dari kantor Gubernur Riau untuk menemui mereka.

Sebagaimana diketahui, Gubernur Riau Syamsuar tidak berada di tempat. Orang nomor satu di Riau itu sedang ada kunjungan kerja ke Thailand bersama pemerintah pusat.

Mahasiswa menilai kepergian Syamsuar ke luar negeri di tengah rakyat terpapar asap dianggap kurang etis. "Rakyat lagi terpapar asap, gubernur malah pergi ke luar negeri," pungkas mahasiswa. ***

Berita ini telah tayang di detik.com dengan judul "Demo di Tengah Kabut Asap, 2 Mahasiswi di Riau Pingsan"

Editor:
Akham Sophian

       
        Loading...    
           
       
        Loading...    
           
wwwwww