PotretNews.com Senin 21 Oktober 2019

Setelah Maraknya Desakan Publik, Akhirnya Pemerintah Kota Pekanbaru Liburkan SD dan SMP karena Kabut Asap

Setelah Maraknya Desakan Publik, Akhirnya Pemerintah Kota Pekanbaru Liburkan SD dan SMP karena Kabut Asap

Siswa di Pekanbaru sekolah di tengah kabut asap. (DETIKCOM)

Selasa, 10 September 2019 12:42 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com –Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru akhirnya menginstruksikan SD dan SMP untuk diliburkan karena kondisi asap pekat. Keputusan ini dikeluarkan setelah maraknya desakan publik.

”Barusan kita siang ini rapat bersama Wali Kota (Firdaus) terkait soal kabut asap. Salah satu pertimbangannya adanya desakan publik, serta sejumlah kabupaten lainnya sudah mengambil langkah meliburkan," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemkot Pekanbaru, Abdul Jamal, Selasa (10/9/2019).

Jamal menjelaskan, dari hasil rapat tersebut para siswa diliburkan terhitung hari ini, Selasa (10/9) sampai Rabu (11/9). Bagi siswa yang hari ini terlanjur masuk sekolah, sudah dinformasikan untuk memulangkan siswa.

"Tadi pagi masih ada yang masuk sekolah. Kita langsung memberitahukan ke seluruh sekolah SD dan SMP untuk memulangkan seluruh siswanya saat ini," sebut Jamal.

Ads
Menurut Jamal, setelah meliburkan selama 2 hari, nantinya akan dilihat kondisi asap di lapangan. Jika kondisinya asap masih pekat, nantinya akan ada intruksi selanjutnya.

”Jadi nanti akan dilihat perkembangan selanjutnya. Bila kondisi asap masih pekat, akan dibuat keputusan kembali. Jika kondisi udara membaik, aktivitas belajar akan kembali beraktivitas seperti biasa," ujar Jamal.

Pihak Dinas Pendidikan Pekanbaru juga berpesan agar anak-anak mengurangi aktivitas di luar ruangan selama libur. Diharapkan orang tua murid untuk mengawasi anak-anaknya. "Kalau anak-anak akan beraktivitas di luar ruangan, kami sarankan menggunakan masker dan orang tua murid untuk mengawasi anaknya tetap belajar di rumah," pungkas Jamal. ***

Berita ini telah tayang di detik.com dengan judul "Akhirnya! Pemkot Pekanbaru Liburkan SD dan SMP karena Kabut Asap"

Editor:
Akham Sophian

       
        Loading...    
           
       
        Loading...    
           
wwwwww