Sengketa Lahan Tol Padangpariaman-Pekanbaru Ternyata Belum Tuntas, Pemilik Tanah Malah Gugat BPN
![]() |
Gambar hanya ilustrasi, tidak terkait dengan berita. (INTERNET) |
Jum'at, 06 September 2019 19:21 WIB
PADANG, POTRETNEWS.com - Pembangunan jalan tol Padangpariaman - Pekanbaru yang dimulai sejak Februari 2018, kini masih belum berlanjut. Sebab masih terkendala pada persoalan lahan masyarakat secara umum.
Saat ini salah satu pemilik lahan yang berada di kilometer 0 sampai kilometer 4,2, Padang Industrial Park (PIP) menggugat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumatera Barat (Sumbar) karena ganti rugi lahan dinilai sangat kecil, yakni sebesar Rp50.000 per meter."Kami dari PIP mencoba menyatakan sikap dan tindakan untuk bersikap kooperatif selama masih berada dalam koridor-koridor," ujar Perwakilan PIP Bet Hendri saat rapat pembahasan lanjutan Tol Padangpariaman - Pekanbaru di Kantor Gubernur Sumbar di Kota Padang, Kamis (5/9/2019).Dia katakan, terkait konsolidasi ganti rugi, nilai ganti rugi yang ditawarkan pemerintah hanya Rp50.000 per meter. Sementara dalam Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) menetapkan nilai lahan Rp335.000/meter.”Selama ini kami bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp335.000/meter. Harga yang diberikan begitu jomblang sekali dari NJOP. Jika [harga] turun itu tidak jadi persoalan, tetapi jangan terlalu jomblang," sebutnya lagi.Akham Sophian





















