Home > Berita > Umum

Sudah 2 Bulan Siswa SD di Desa Tanjungsimpangkanan Inhil Diliburkan lantaran Harimau ”Bonita” Masih Berkeliaran

Sudah 2 Bulan Siswa SD di Desa Tanjungsimpangkanan Inhil Diliburkan lantaran Harimau ”Bonita” Masih Berkeliaran

Penampaka harimau "Bonita" yang sempat diabadikan BBKSDA Riau.

Kamis, 15 Maret 2018 15:47 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Siswa sekolah dasar di Desa Tanjungsimpangkanan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, sudah 2 bulan diliburkan sejak harimau yang diberi nama Bonita menyerang Jumiati hingga tewas. Hingga saat ini tidak ada siswa yang berani berangkat ke sekolah."Jadi sejak warga yang pertama dimangsa harimau, sekolah di kampung ini diliburkan. Tidak ada yang berani ke sekolah, walau sekolah itu berjarak 100 meter dari rumah warga," kata Kepala Dusun Sinardanau, Sarayo (41), Kamis (15/3/2018).

SD di Desa Tanjungsimpangkanan tersebut merupakan kelas jarak jauh dari SD negeri, yang berada di pusat desa. Siswa yang bersekolah di SD tersebut berjumlah 34 orang dari kelas I sampai kelas IV. SD tersebut diliburkan karena kekhawatiran warga akan harimau Bonita yang kerap memasuki perkampungan.

"Kadang terlihat harimau itu duduk di bangunan sekolah. Beberapa jam nanti harimaunya pergi. Jangankan anak-anak, kita orang tua saja sudah ketakutan," ujar Sarayo, dilansir potretnews.com dari detikcom.

Siswa SD tersebut diminta tetap belajar di rumah mereka selama sekolah diliburkan. Selain SD, ada sekolah madrasah sore yang diliburkan.

"Biasanya kan sore hari ada belajar anak-anak mengaji juga. Jadi pengajian sore hari di tempat sekolah itu juga libur," ungkapnya.

Sekolah yang diliburkan akibat ancaman harimau Bonita ini juga sudah disampaikan warga kepada pemerintah desa, kecamatan, hingga ke kabupaten. "Sudah kami kasih tahu semuanya kalau sekolah jarak jauh kami diliburkan gara-gara harimau," tutur dia. ***

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Umum, Inhil, Riau
wwwwww