Home > Berita > Umum

Warga Pekanbaru Sindir PLN: Setiap Hari Pemadaman Listrik Alasan Pemeliharaan Terus…

Warga Pekanbaru Sindir PLN: Setiap Hari Pemadaman Listrik Alasan Pemeliharaan Terus…

Ilustrasi.

Kamis, 16 November 2017 08:21 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Persoalan listrik masih menjadi masalah yang besar bagi masyarakat di Provinsi Riau. Selain belum semua daerah teraliri, Apalagi pemadaman yang saban hari terjadi membuat warga semakin menderita dengan kinerja perusahaan listrik negara tersebut. Kondisi ini tentu dikeluhkan masyarakat, terutama kalangan menengah kebawah, apalagi yang menggantungkan usahanya dengan memanfaatkan energi listrik dari negara tersebut.

"Kalau mati lampu semuanya jadi kacau, apalagi saya nggak punya mesin genset, pemadaman selalu saja terjadi dan menyusahkan kami masyarakat," kata Murba Siregar pemilik usaha percetakan di Pekanbaru.

Murba yang tinggal di daerah pusat Kota Pekanbaru itu mengaku dalam beberapa bulan terakhir selalu merasakan dampak pemadaman yang dilakukan pihak PLN. Karena Ia merasa selain yang sudah diberitahu atau dijadwalkan pemadaman juga sering terjadi mendadak diluar jadwal.

"Kadang bukan jadwal pemadaman, tapi mati juga, selalu terjadi seperti itu, alasannya kan sederhana pemeliharaan alat dan meminta maaf diberita muncul," ucap Murba dilansir potretnews.com dari tribunnews.com.

Murba sendiri mengaku tidak terima dengan sikap pihak PLN tersebut yang hanya meminta maaf jika ada pemadaman, sementara Ia harus diwajibkan bayar tagihan tepat waktu dan jika terlambat diberi denda.

"Belum lagi kerugian kami akibat pemadaman dan jika ada masalah dan berurusan dengan PLN. Selalu kami dicekik dan bagaimana agar masyarakat diperbuat," sebutnya.

Hal ini pernah dirasakan Murba ketika ada gangguan pada Meterannya dan meminta pertolongan kepada PLN, Ia mengaku sulit untuk mendapat pertolongan dari PLN tersebut. "Jadi lampu di rumah saya padam dan minta bantu melalui Call center, sehari lebih baru datang petugasnya," ujarnya.

Tidak hanya Murba yang mengaku dongkol dengan PLN yang selalu melakukan Pemadaman kepada warga, Syahrul warga yang tinggal di Kulim Pekanbaru ini juga mengaku kecewa dengan pelayanan yang diberikan PLN.

"Bayangkan alasannya padam listrik karena pemeliharaan terus, nanti kalau banjir katanya PLTA ada gangguan, kalau kemarau kering air di waduk, kalau normal dibilang ada pemeliharaan. Bagaimana agar selalu ada pemadaman," ujarnya mengaku kecewa.

Syahrul juga mengaku seharusnya jika ada pemadaman masyarakat harus diberi keringanan ataupun dispensasi. Karena masyarakat dirugikan sebagai konsumen, bukan sebaliknya makin diperbuat.

"Ini kan sudah pelayanan tidak bagus, malah warga dicekik jika ada masalah. Kan tidak adil. Saya minta agar PLN ini juga ditindak kalau melakukan Pemadaman," ucap dia.

Karena menurut Syahrul, konsumen atau pelanggan PLN merupakan raja dan harus mendapatkan pelayanan yang baik dari PLN, apalagi masyarakat selalu taat dalam bayar tagihan, karena jika menunggak pasti akan diputuskan. "Artinya masyarakat dicekik. Jadi bagusnya PLN itu juga harus mendapatkan sanksi jika melakukan Pemadaman kepada warga," tuturnya.

Pemadaman sendiri di Provinsi Riau hampir setiap hari terjadi, baik yang direncanakan karena ada pemeliharaan maupun gangguan jaringan dengan alasan klasik dan alasan lainnya.

Seperti beberapa waktu lalu, alasan pemadaman di Rokan Hulu karena ada monyet yang mengganggu jaringan listrik sehingga terjadi pemadaman dan sempat menyulut emosi warga untuk mendatangi kantor PLN di Ujung batu Rohul tersebut.

Bulan November ini sendiri pemadaman yang direncanakan PLN khusus Riau Terhitung mulai 13 sampai 18 November dilakukan pemadaman bergilir.

Sebelum itu juga hampir setiap hari, meskipun tidak merata terjadi pemadaman, apalagi pada Bulan November ini sering terjadi angin kencang dan hujan lebat yang menjadi alasan PLN melakukan Pemadaman.

Seperti yang terjadi 7 November lalu, pemadaman terjadi mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB, alasan pihak PLN saat itu karena terjadi pemadaman.

Kepala Humas PLN Area Pekanbaru I Komang Sudarsana mengatakan pemadaman bergilir ataupun pemadaman yang dilakukan kepada masyarakat sesuai dengan keperluan dan kegiatan pemeliharaan, dan gangguan.

"Karena memang jaringan kita di Riau sangat luas sehingga perlu dilakukan pemeliharaan secara bertahap. Kemudian masalah lain yang mendadak karena ada gangguan," kata IKomang (15/11/2017).

Untuk pemadaman bergilir karena pemeliharaan sendiri durasi pemadaman dilakukan PLN sekitar 4 jam bagi satu daerah dengan melakukan secara bergilir. "Kegiatan pemeliharaan bertujuan untuk meningkatkan kehandalan operasi sehingga meminimalisasi gangguan yang berdampak terhadap pemadaman yang lebih lama," ujar I Komang.

"Ibarat mobil, harus secara berkala dipelihara dibengkel secara rutin 10km, 20km dan seterusnya, begitu juga jaringan listrik. Jika mobil tidak pernah dipelihara, maka akan mengakibatkan kerusakan, begitu juga dengan jaringan listrik. Jadi pemeliharaan akan terus dilakukan secara rutin sesuai dengan life time dari komponen jaringan," paparnya.

Saat ditanya dilakukan pemadaman setiap hari dengan alasan pemeliharaan, Komang membantahnya setiap hari ada pemeliharaan. Pemadaman mendadak biasanya karena ada gangguan. "Tidak setiap hari, sesuai kondisi teknis jaringan. Jika sudah saatnya dilakukan pemeliharaan saja," tutur dia.

Komang menjelaskan, karena kondisi jaringan di Riau sangat luas maka pemadaman untuk pemeliharaan dilakukan hampir setiap bulannya.

"Ke depan kita usahakan untuk memperkecil coverage lokasi padam karena pemeliharaan. Untuk saat ini apabila ada pemeliharaan maka lokasi yang kena dampak masih cukup luas sehingga terkesan sering padam padahal lokasi pemeliharaan dilakukan di lokasi yang berbeda. Kedepan kami mengusahakan untuk memperkecil coverage daerah padam sehingga pemeliharaan di lokasi A tidak mempengaruhi lokasi B begitu pula sebaliknya," demikian I Komang. ***

Editor:
Jaka Abdillah

Kategori : Umum, Pekanbaru, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id