Home > Berita > Umum

Pernah Tinggal di Pekanbaru, Yati Sekarang Jadi Ketua Kelompok Pengolah dan Pemasar Abon Ikan di Sleman

Pernah Tinggal di Pekanbaru, Yati Sekarang Jadi Ketua Kelompok Pengolah dan Pemasar Abon Ikan di Sleman

Di tangan ibu-ibu Kelompok Pengolah dan Pemasar Abon Ikan Sari Mina, Dusun Sempu, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem, Sleman ikan lele diolah menjadi abon ikan.

Minggu, 08 Oktober 2017 15:55 WIB
SLEMAN, POTRETNEWS.com - Kandungan gizi dan protein yang dimiliki ikan lele sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Namun bentuk ikan lele yang licin dan berpatil sering membuat sebagian orang enggan untuk mengonsumsinya. Namun, di tangan ibu-ibu Kelompok Pengolah dan Pemasar Abon Ikan Sari Mina, Dusun Sempu, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem, Sleman, Provinsi DI Yogyakarta, ikan lele diolah menjadi abon ikan yang bisa dikonsumsi semua orang.

Selain itu, abon ikan lele pun lebih awet dan tahan lama.

"Pertama kami ada pelatihan dari Disperindag, kami berdiri tahun 2008. Kita beranggotakan 20 orang. Setelah berjalannya waktu namanya kelompok ada yang mengundurkan diri sekarang 10 anggota," jelas Yati Pratiwi (47), ketua kelompok tersebut, Ahad (8/10/2017).

Yati menjelaskan, pada 2012 perminggu kelompoknya mengolah 10 kg abon ikan lele. Pada tahun ini, setiap minggunya 200 kg ikan lele mampu diolah kelompok tersebut dan menghasilkan 50 kg abon ikan lele.

Sementara, bahan baku ikan lele Yati dapatkan dari sentra-sentra budidaya ikan lele yang ada di Sleman. "Seputar Sleman saja lelenya. Dari Minggir, Berbah, dari Cangkringan," cetusnya, dilansir potretnews.com dari tribunnews.com.

Yati menjelaskan keunggulan abon ikan lele produksinya yaitu tidak berbau amis. Yati yang pernah tinggal di Pekanbaru, Riau, mendapatkan formula olahan anti amis dari kota tersebut.

"Pernah di Pekanbaru, kuncinya biar nggak amis rempah harus banyak biar tidak amis. Kalau bahannya yaitu bawang merah, bawang putih, ketumbar, garam, gula dan jahe. Ada juga laos, daun salam, dan daun jeruk. Kami juga tidak menggunankan penyedap rasa," jelasnya. ***

Editor:
Muh Amin

Kategori : Umum, Pekanbaru, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id