PotretNews.com Minggu 22 Juli 2018

Pengusaha Ikan Arwana di Pekanbaru Klaim Merugi Miliaran Rupiah akibat Banjir

Pengusaha Ikan Arwana di Pekanbaru Klaim Merugi Miliaran Rupiah akibat Banjir

Ilustrasi.

Kamis, 15 Juni 2017 16:26 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Pengusaha ikan arwana di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau merugi hingga miliaran rupiah akibat kolam pembudidayaan ikan diterjang banjir pascahujan lebat yang terjadi awal pekan ini."Selama 15 tahun, tidak pernah sampai tenggelam seperti ini," kata Romi Ardian, salah seorang pengusaha ikan hias di Pekanbaru, Rabu (14/6/2017) dilansir potretnews.com dari republika.co.id.

Dia menuturkan luapan air dengan volume besar menerjang sejumlah kolam budi daya ikan arwana miliknya di kawasan Muara Fajar, Pekanbaru.

Menurut Romi, keberadaan proyek pembangunan jalan tol di Pekanbaru telah menyebabkan aliran air menjadi terganggu dan melimpah ke kolam-kolam budi daya ikan miliknya. "Dalam seminggu terakhir ini sudah dua kali kejadian serupa. Tadi malam yang paling parah," ujarnya.

Ads
Luapan air banjir itu, kata Romi, menyebabkan ikan-ikan yang ia peliharan menjadi stres, kemudian mati. Babjir juga menyebabkan banyak ikan yang dipelihara menjadi hanyut terbawa banjir. "Total kerugian saya perkirakan mencapai Rp 5 miliar," ujarnya.

Ikan-ikan arwana yang dipelihara Romi dan sejumlah peternak ikan lainnya di Muara Fajar selama ini untuk keperluan ekspor ke sejumlah negara seperti Tiongkok dan Singapura. "Dengan kondisi ini, jelas saja aktivitas ekspor ikan menjadi terganggu," lanjutnya.

Dia berharap dengan adanya kejadian ini mendapat perhatian Pemerintah Kota Pekanbaru maupun Pemerintah Provinsi Riau. Menurut dia, hingga hari ini pemerintah sama sekali belum ada menawarkan bantuan atas peritiwa tersebut.

"Saya berharap pemerintah memberikan perhatian, terutama mengatasi masalah banjir akibat pembangunan jalan tol ini," tuturnya. ***

Editor:
Hanafi Adrian

loading...
PMB Unilak 2018/2019
wwwwww