PotretNews.com Minggu 18 November 2018
Home > Berita > Riau

Gara-gara Utang Rp30 Ribu, Dua Satpam Dikeroyok 16 Orang di Indragiri Hilir, Keduanya Jadi Korban Salah Sasaran karena Pelaku Emosi Tak Jumpa Orang yang Dicari

Gara-gara Utang Rp30 Ribu, Dua Satpam Dikeroyok 16 Orang di Indragiri Hilir, Keduanya Jadi Korban Salah Sasaran karena Pelaku Emosi Tak Jumpa Orang yang Dicari

Ilustrasi.

Senin, 17 April 2017 10:51 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Dua orang satpam, Tema Nduru dan Aris Nduru, di Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau dikeroyok dan dibacok. Kini, 16 orang yang diduga pelaku pengeroyokan telah diamankan polisi.

"Kedua korban ini dikeroyok dan dibacok dengan parang. Saat ini keduanya mendapat parawatan medis di klinik setempat," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tejo pada Senin (17/4/2017).

Menurut Guntur, para pelaku penganiayaan ini telah ditangkap. "Pengeroyokan yang terjadi akhirnya bisa dikendalikan pihak Polsek setempat. Kini 16 orang pelaku penganiayaan sudah diamankan. Mereka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujar Guntur, dilansir potretnews.com dari detik.com.

Guntur mengatakan pengeroyokan tersebut terjadi pada Minggu 16 April 2017 sekitar pukul 11.45 WIB. Pengeroyokan ini berawal saat Vosinema yang diduga sebagai otak pengeroyokan menagih utang kepada Irwan. Pria yang juga merupakan bos buruh angkut sawit ini menagih Irwan yang berutang Rp 30 ribu sejak 17 Februari 2017. Keduanya lalu adu mulut.

"Keributan mulut itu akhirnya terjadi pemukulan terhadap Irwan. Saat itu pertengkaran ini diselesaikan oleh Bhabinkamtibmas, Bripka Adi Anwar. Vosinema bersedia menanggung biaya perobatan Irwan yang telah dipukul," kata Guntur.

Setelah dilakukan perdamaian kedua belah pihak, lanjut Guntur, tiba-tiba datang serombongan keluarga Vosinema. Mereka berjumlah sekitar 16 orang yang datang dengan sepeda motor dan membawa senjata tajam. Saat itu, kata Guntur, rombongan ini mengincar Irwan. Namun orang yang dicari tidak ada lagi di tempat.

Kemudian, kata Guntur, 16 orang itu melampiaskan emosi kepada satpam Tema Nduru dan Aris Ndur. Padahal kedua satpam tersebut tidak terlibat persoalan utang bongkar muat sawit. ***

Editor:
Hanafi Adrian

Ads
Kategori : Riau, Inhil, Umum, Hukrim
wwwwww