PotretNews.com Selasa 11 Desember 2018

Seorang Pasien Jompo Penghuni Panti Tunas Bangsa Pekanbaru yang Kamarnya Mirip Penjara Ditemukan Meninggal

Seorang Pasien Jompo Penghuni Panti Tunas Bangsa Pekanbaru yang Kamarnya Mirip Penjara Ditemukan Meninggal

Pasien jompo di Yayasan Tunas Bangsa meninggal. (foto: merdeka.com)

Kamis, 09 Februari 2017 15:11 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Amril, penghuni panti jompo yang dievakuasi dari Yayasan Tunas Bangsa ke Rumah Sakit Jiwa Tampan Kota Pekanbaru, meninggal dunia. Belum diketahui penyebab pria lanjut usia itu menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru pukul 10.00 WIB Kamis (9/2/2017)."Iya benar. Saya juga baru dapat informasinya. Sekarang saya masih ada pertemuan dengan Anggota komisi DPR, nanti saja ya," ujar Kepala Dinas Sosial Propinsi Riau Syarifuddin saat dikonfirmasi merdeka.com, yang dilansir potretnews.com.

Direktur Utama RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru Nurzelly Husnedy membenarkan adanya pasien dari RSJ yang dibawa karena sakit. Pihaknya belum bisa menyimpulkan penyakit yang diderita pria yang berusia 70 tahun itu.

"Petugas masih melakukan pendataan, dan belum selesai. Nanti jika sudah, akan kita beritahu apa penyebab pasien tersebut meninggal dunia. Saya juga masih menunggu ini," kata Nurzelly.

Ads
Sebelumnya, sejumlah pasien lanjut usia dan orang dengan gangguan jiwa dievakuasi oleh Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Riau dari Panti Asuhan dan Panti Jompo milik Yayasan Tunas Bangsa.

Evakuasi dilakukan lantaran adanya kasus kematian balita M Zikli yang berusia 18 bulan itu, yang diduga tewas karena penganiayan. Setelah digerebek polisi dan sejumlah SKPD Pemprov Riau, ternyata yayasan tersebut tidak layak ditempati karena mirip penjara dan tidak baik untuk kesehatan penghuni.

Selanjutnya, pemerintah dan polisi mengevaluasi penghuni ke beberapa tempat seperti RSJ bagi yang mengalami gangguan jiwa dan lanjut usia serta anak anak di bawah umur dibawa ke rumah Aman Dinas Sosial Riau. ***

Editor:
Fanny R Sanusi

Kategori : Pekanbaru, Umum, Peristiwa
wwwwww