PotretNews.com Sabtu 15 Desember 2018

Ada Gelagat Mau Tinggalkan Pacarnya setelah 2 Kali ”Indehoi” di Wisma, Pedagang Santan di Kecamatan Tampan Pekanbaru Ini Dilaporkan ke Polisi

Ada Gelagat Mau Tinggalkan Pacarnya setelah 2 Kali ”Indehoi” di Wisma, Pedagang Santan di Kecamatan Tampan Pekanbaru Ini Dilaporkan ke Polisi

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto saat ekspose Edo di Mapolresta Pekanbaru, Kamis sore (foto: goriau.com)

Kamis, 29 Desember 2016 18:55 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - EG alias Edo (21) seorang pedagang santan di Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau, ditangkap polisi, Rabu (28/12/2016) siang. Dia diduga mencabuli kekasihnya yang berusia 18 tahun.Edo terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib, lantaran orang tua kekasihnya itu melapor ke Polresta Pekanbaru atas dugaan pencabulan yang sudah beberapa kali dilakukannya di Wisma Asiatique, Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan.

Kenanga (nama samaran) menceritakan semua yang dialaminya, Rabu (28/12/2016) kemarin, karena merasa kekasihnya (Edo) akan meninggalkannya. Akhirnya, mendengar cerita anaknya itu, orang tua Kenanga melaporkannya ke polisi.

"Siang kemarin, sekitar pukul 11.00 WIB, pelaku kita jemput di tempatnya bekerja. Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya dan langsung diamankan ke Mapolresta Pekanbaru," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto, Kamis (29/12/2016), seperti dikutip potretnews.com dari GoRiau.com.

Ads
"Hasil pemeriksaan, pelaku mengakui sudah dua kali mengajak korban berhubungan badan di Wisma Asiatique, dengan iming-iming akan menikahi korban," imbuh kasat.

Kasat menuturkan, terkait dengan kasus ini, dari pihak keluarga korban (pelapor), berencana akan mencabut laporannya. "Antara keluarga korban dan pelaku sudah menemui kesepakatan akan menikahkan pelaku dan korban," ucapnya.

Sementara itu, Edo bercerita, jika dia sudah empat tahun menjalin hubungan korban, dan dirinya memang akan menikahi kekasihnya itu. "Saya memang mau menikahinya," ujarnya saat ekspos di Mapolresta Pekanbaru, Kamis sore. ***

Editor:
Farid Mansyur

Kategori : Pekanbaru, Umum, Hukrim
wwwwww