PotretNews.com Minggu 15 September 2019

Indahnya Penampakan Fenomena Langka Bulan Purnama di Atas Langit Kota Pekanbaru Malam Tadi, yang Hanya Bisa Disaksikan 68 Tahun Sekali

Indahnya Penampakan Fenomena Langka Bulan Purnama di Atas Langit Kota Pekanbaru Malam Tadi, yang Hanya Bisa Disaksikan 68 Tahun Sekali

Penampakan Supermoon di Langit Kota Pekanbaru, Senin (14/11/2016) malam. (foto: bayu irawan/dikutip dari goriau.com)

Selasa, 15 November 2016 07:56 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Supermoon atau bulan super yang diistilahkan oleh para Astrolog, merupakan suatu keadaan ketika bulan berada dalam posisi terdekatnya dengan bumi. Peristiwa langka ini bisa disaksikan manusia tepat pada 14 November 2016 malam.Saat Supermoon terjadi, bulan akan terlihat paling besar dan terang dalam kurun waktu 68 tahun terakhir (terakhir tahun 1948). Fenomena Bulan super tersebut berlangsung saat bulan mencapai fase penuhnya. Lalu seperti apa penampakannya di atas langit Pekanbaru?

BERITA TERKAIT:

. Bersiaplah! Senin 14 November Besok, Bulan Purnama Berada di Posisi Paling Dekat Sejak 1948

Ads
Salah seorang warga, Bayu Irawan, sebagaimana dikutip potretnews.com dari GoRiau.com, mencoba mengabadikan fenomena ini menggunakan Nikon Coolpix P-900 miliknya. Hasilnya lumayan dan tampak cukup jelas, meski sesekali tertutup awan. Sebab seharian ini cuaca Pekanbaru, Provinsi Riau memang mendung dan berawan.

Terlihat Bulan berwarna sedikit keemasan, dengan beberapa corak atau sisi yang lebih gelap. Samar-samar juga tampak warna hijau di beberapa bagian (bulan). "Hasilnya lumayan," kata dia, Senin (14/11/2016) malam.

Supermoon sendiri aman disaksikan dengan mata telanjang. Tak hanya di Pekanbaru, fenomena serupa juga bisa disaksikan dihampir seluruh daerah di Bumi. Di Indonesia, penampakan terbaik Bulan super itu di Kalimantan dan Sulawesi.

Terlepas dari seberapa besar dan terangnya fenomena Supermoon tersebut, yang jelas Bulan pada malam 14 November 2016 di atas langit Pekanbaru terlihat menakjubkan, dan tak sedikit pula warga yang mencoba mengabadikannya. ***

Editor:
Fanny R Sanusi

       
        Loading...    
           
Kategori : Pekanbaru, Umum, Peristiwa
       
        Loading...    
           
wwwwww