PotretNews.com Senin 19 November 2018
Home > Berita > Riau

Berada di Posisi Paling Dekat Sejak 1948, Berikut Puncak Bulan Purnama Sempurna yang Terjadi Petang hingga Malam Ini

Berada di Posisi Paling Dekat Sejak 1948, Berikut Puncak Bulan Purnama Sempurna yang Terjadi Petang hingga Malam Ini

Ilustrasi.

Senin, 14 November 2016 13:37 WIB
JAKARTA, POTRETNEWS.com – Hari ini fenomena Supermoon akan bisa diamati di berbagai belahan dunia. Fenomena yang cukup langka ini puncaknya juga akan bisa dinikmati oleh seluruh penduduk Indonesia karena seluruh Negeri akan membelakangi matahari saat Supermoon terjadi.BERITA TERKAIT:

. Bersiaplah! Senin 14 November Besok, Bulan Purnama Berada di Posisi Paling Dekat Sejak 1948

Menurut keterangan Rhorom Priyatikanto, astronom Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), puncak bulan purnama sempurna atau disebut perigee-syzygy akan terjadi pukul 18.00 – 20.00 WIB.

Ads
”Jarak terdekat dicapai sekira pukul 18.00 WIB, sementara puncak purnama terjadi pukul 21.00 WIB. Di antara kedua waktu itulah Supermoon tampak paling besar,” demikian terang Rhorom, Senin (14/11/2016).

Lebih lanjut dia juga menyatakan bahwa jarak Bumi dan bulan pada bulan sempurna adalah 356.500 kilometer. Perlu dicatat bahwa jarak normal Bumi-Bulan 384.400 kilometer.

Rhorom juga menjelaskan bahwa Supermoon paling baik diamati dari daerah yang tidak mengalami mendung atau hujan. “Sepertinya daerah Indonesia bagian tengah dan timur lebih baik ketimbang daerah barat yang mendung sepanjang hari,” imbunya sebagaimana dikutip potretnews.com dari okezone.com.

Menurut pengamatan Badan Meteorolgi, Klematologi dan Geofisika (BMKG), daerah Sumatera dan Jawa diperkirakan akan mengalami hujan yang relatif tinggi dan terus meningkat selama sepekan ke depan.

Daerah yang hujannya tinggi termasuk Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Utara. Daerah-daerah ini kemungkinan akan kesulitan mengamati Supermoon. Kendati demikian, Anda yang tidak bisa mengamati fenomena Supermoon nanti malam masih akan bisa melihatnya lagi pada 2034. ***

Editor:
Fanny R Sanusi

wwwwww