Jimly Asshiddiqie: Pilkada di Indonesia Paling Rumit Sedunia
![]() |
Prof Dr H Jimly Asshiddiqie SH (kiri) bersama moderator Dr H Eddy Asnawi SH MHum. (kredit foto: hardi sintong) |
Sabtu, 21 Mei 2016 19:25 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI Prof Dr H Jimly Asshiddiqie SH didaulat sebagai pembicara pada Kuliah Umum Program Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru Provinsi Riau, Sabtu (21/5/2016) siang.
Dimoderatori Ketua Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara - Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) Riau yang juga Wakil Rektor III Unilak Dr H Eddy Asnawi SH MHum, dalam paparannya bertema Problematika dan Penyelesaian Sengketa Pemilihan Kepala Daerah ini, Jimly Asshiddiqie mengatakan, Indonesia menganut pemilu paling rumit di dunia, karena dilakukan secara langsung, terbuka dan serentak."Indonesia adalah satu-satunya negara di dunia yang mempunyai sistem pilkada yang rumit, dan kita mempunyai mekanisme yang berbeda dengan negara-negara demokrasi lain seperti Amerika," katanya.Akibat sistem yang sangat rumit, menyebabkan pilkada Indonesia juga menimbulkan berbagai problematika. Salah satunya terkait penyelesaian sengketa. Di mana saat ini pengadilan sengketa hasil Pemilu terlalu banyak dan tidak pasti."Sistem sekarang, pengadilan pemilu kita terlalu banyak. Ada Pengadilan TUN, MK, Bawaslu, MA. Jadi mana sesungguhnya pengadilan yang pasti saat ini. Ini adalah problem yang belum kunjung selesai," ucap Jimly.Akham Sophian






















