Home > Berita > Rohil

Wah... Warga Palika Rohil Ancam akan Pindah ke Sumut, Jika Pemprov Riau Tak Sanggup Bangun Jalan

Wah... Warga Palika Rohil Ancam akan Pindah ke Sumut, Jika Pemprov Riau Tak Sanggup Bangun Jalan
Sabtu, 30 April 2016 10:18 WIB

ROHIL, POTRETNEWS.com - Masyarakat Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau mengancam akan pindah ke provinsi tetangga, Sumantera Utara (Sumut), jika jalan provinsi yang ada di tempat mereka tidak diperhatikan oleh Pemprov Riau.

"Masyarakat datang ke rumah saya, mereka menyampaikan, masih sanggup tidak Pemerintah Provinsi Riau membangun kampung kita, kalau tidak sanggup, kita serahkan saja kepada Sumatera Utara," kata Firdaus, S.Ag, anggota DPRD Provinsi Riau meniru bahasa warga yang menemuinya, Jumat (29/4/16)

Politisi PKB ini menceritakan, datangnya beberapa masyarakat Palika dikediaman karena kesal jalan yang merupakan tanggung jawab pemerintah provinsi hingga kini belum selesai dikerjakan. Padahal jalan tersebut ditimbun dari tahun 2007 sampai 2008. Selain itu, masyarakat menilai, lebih perhatian Pemerintah Sumut terhadap daerahnya dari pada pemerintah Riau sendiri.

"Artinya ini kurang perhatian. Mengapa Sumatera Utara bisa membangun sampai ke Panipahan. Palika itu semuanya dari Sumut, seperti energi, seluler, bahan pangan bahkan pendidikan. Apa sebab, karena aksesnya lebih cepat menuju kesana daripada ke Rohil sendiri. Bayangkan saja, sekarang dari Sumut ke Palika sudah bisa pakai mobil, dari tempat kita sendiri belum bisa. Jadi semuanya tergantung akses jalan," kata Firdaus.

Mantan Anggota DPRD Rohil ini mengakui, Pemerintah Provinsi Riau pernah menganggarkan dana untuk pembangunan jalan tersebut. Namun karena DED-nya tidak ada, pembangunannya ditunda. Tahun berikutnya ia berharap kepada Pemprov segera membuat DED agar pembangunan tetap berlanjut.

"Jangan hanya karena DED tak ada, program itu langsung hilang. Buatlah DED nya sekarang ", harapnya.

Selain itu, Firdaus juga mengakui saat ini kendaraan yang digunakan oleh masyarakat Palika berplat BK. Secara otomatis, mereka membayar pajak kendaraan ke Pemerintah Sumut. Segala perekonomian masyarakat Palika saat ini berputar di Sumut, karena aksesnya lebih cepat.

"Mengapa masyarakat mengunakan kendaraan berplat BK, karena mereka kalau mau ke Bagan lewat jalan Pemprov Sumut. Orientasi mereka lebih banyak ke Sumut. Mereka jual ikan ke Sumut. Kalau mau jual ke daerah lain Rohil jalan tak bagus. Coba jalan bagus, tTentu perekonomian berputar di Rohil," kata Firdaus. (RB/vita)


editor : wawan s
sumber : RiauBook.com

Kategori : Rohil, Umum
wwwwww
www.amsi.or.id