Home > Berita > Riau

Aksi Gerak Cepat Tim Medis Partai Ini Tangani Korban Asap Dipuji Warga Pekanbaru, ”Apa Kabar Pos Kesehatan Pemerintah?”

Aksi Gerak Cepat Tim Medis Partai Ini Tangani Korban Asap Dipuji Warga Pekanbaru, ”Apa Kabar Pos Kesehatan Pemerintah?”

Pos Kesehatan DPW PKS Riau di Jl Soekarno-Hatta, Pekanbaru.

Senin, 26 Oktober 2015 18:06 WIB
Mukhlis
PEKANBARU, POTRETNEWS.com- Pos kesehatan terdampak asap yang didirikan DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Riau, menuai pujian dari warga Pekanbaru. Betapa tidak, para petugas yang disiapkan untuk menangani korban yang mengalami gangguan kesehatan, benar-benar cekatan.
Salah satu yang mengakui kesigapan dari tim kesehatan partai itu adalah Ny Hartini Hutagalung (33), kakak kandung dari ibu 2 balita yang saat ini tengah mendapat perawatan di pos kesehatan itu.

Dia menuturkan, aksi simpatik yang mereka rasakan seakan menghilangkan ”momok” bahwa setiap pelayanan kesehatan hanya sekadar lips service, berbelit-belit dan dicuekin.

”Di sini suasananya beda. Seperti berhadapan dengan keluarga sendiri,” kata Tini, sapaan akrabnya, dalam suatu perbincangan dengan potretnews.com, Senin (26/10/2015).

Aksi gerak cepat tim medis partai dakwah itu dibuktikan sendiri oleh Tini tatkala 2 keponakannya dievakuasi karena mengalami gangguan kesehatan yang diduga akibat kabut asap.

/assets/imgbank/26102015/potretnewscom_pe324_33.jpg
M Gibran Ramadhan (3 bulan) yang dirawat di Pos Kesehatan PKS Riau Jl Soekarno-Hatta Pekanbaru. Bayi ini positif menderita ISPA.

M Gibran Ramadhan yang berusia 3 bulan, misalnya. Anak dari pasangan Rahmad Nurdiansyah dan Kurniati Hutagalung ini diserang batuk, susah bernafas dan flu. Begitu tiba di pos langsung diperiksa dan diasap (dinebu) yang totalnya sebanyak 6 kali. Hasil diagnosa, bayi positif menderita infeksi saluran pernafasan akut (ISPA).

Tindakan serupa juga dilakukan terhadap kakak Gibran, Naura Hasnah Humairah, 1 tahun 7 bulan, yang mengalami batuk, flu dan mencret.

Selama berada di Pos Kesehatan PKS Jl Soekarno-Hatta Pekanbaru, hampir tidak ada warga yang menyampaikan keluhannya. ”Rata-rata yang kita tanya semuanya menyatakan puas dengan pelayanan dari tim medis. Sampai makan pun disediakan,” tuturnya.

Dia juga menyebut, proses evakuasi menuju pos kesehatan, juga tidak membebani warga. Karena, warga yang ingin ”mengungsi” langsung dijemput ambulans partai tersebut.

”Setiap kamar tersedia empat tempat tidur. Dokter yang bertugas juga selalu memantau setiap perkembangan kesehatan pasien yang berada di pos ini,” ujarnya.

Pos kesehatan PKS ini sepertinya dirancang agar bocah yang dirawat di sana merasa tidak seperti berada di pos kesehatan (tetapi di rumah sendiri), tidak stres apalagi ketakutan. Buktinya, di tempat itu disediakan tempat bermain anak lengkap dengan pengasuhnya.

Kebijakan PKS Riau mendirikan pos kesehatan juga memperoleh respons positif dari warga Pekanbaru, lainnya, Chalik ST. Menurut dia, program sosial seperti perlu diikuti oleh institusi lain, terutama kelompok dunia usaha (korporasi).

”Semoga bisa meringankan penderitaan yang dialami warga dan menjadi ’pelecut’ agar pos kesehatan yang didirikan pemerintah bertindak lebih baik. ’Apa kabar pos kesehatan pemerintah?’,” ujar alumni Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim itu. ***

(M Yamin Indra)
wwwwww