Penggerebekan Besar-besaran di Kampung Dalam, Pekanbaru, 23 Orang Ditangkap, di Antaranya Oknum Polisi

Penggerebekan Besar-besaran di Kampung Dalam, Pekanbaru, 23 Orang Ditangkap, di Antaranya Oknum Polisi

Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, AKP Bimo Arianto mendobrak pintu kamar salah satu rumah yang diduga jadi persembunyian bandar narkoba.

Sabtu, 10 Oktober 2015 19:09 WIB
.
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Sedikitnya 23 orang warga Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, Riau, diangkut petugas yang menggelar razia besar-besaran, Sabtu (10/10/2015) sore. Satu orang bahkan merupakan anggota kepolisian aktif, berpangkat Brigadir.


Ke-23 orang tersebut seluruhnya adalah pria. Mereka terindikasi pengguna narkoba yang rata-rata merupakan warga Kampung Dalam, Kota Pekanbaru. "Selamat berpisah dari keluarga besar Polri," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Aries Syarief Hidayat kepada salah seorang oknum polisi yang ikut terjaring pada saat penggrebekan.

Walau mengamankan 23 orang pengguna narkoba, petugas gabungan bersenjata lengkap dari Polda Riau, Polresta Pekanbaru, POM TNI dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Riau belum berhasil mengamankan bandar alias gembong narkobanya. Kuat dugaan mereka lolos sesaat sebelum ratusan personil tiba.

"Kita juga mengamankan beberapa CCTv, kamera dan receiver untuk selanjutnya jadi bahan penyelidikan. Ini sebagai upaya pencegahan terhadap peredaran narkoba di Pekanbaru. Untuk anggota polisi yang terjaring tadi, kita lakukan tindakan disiplin, atau kita usulkan dipecat," tegas Kapolresta. Masih terkait ini, Wakapolresta, AKBP Sugeng Putut Wicaksono mengatakan, sejauh ini kawasan Kampung Dalam belum terindikasi sebagai kawasan home industri narkoba.

"Kita duga daerah ini hanya titik distribusi, hampir sama dengan kawasan Pangeran Hidayat. Namun tetap kita antisipasi dengan pemetaan," urainya. Penggrebekan besar-besaran itu sontak bikin geger warga. Kenapa tidak, dua ratusan personil bersenjata lengkap tiba-tiba datang dan melakukan pengepungan akses keluar dari berbagai penjuru.

Gang demi gang disisir berikut dengan rumah yang diduga jadi persembunyian bandar. Malahan rumah itu dilengkapi CCTv. Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Iwan Lesmana Riza menegaskan, ditargetnya Kampung Dalam karena hasil ungkap kasus selama ini, sebagian narkoba berasal darisana.

"Indikasinya mengarah ke sana. Dengan penggrebekan tersebut bisa mengubah paradigma masyarakat kalau Kampung Dalam adalah sarang bandar narkoba," kata dia. "Untuk rekaman CCTv akan kita pelajari lagi, siapa orang-orangnya yang terlibat. Ini akan kita lakukan terus (razia Kampung Dalam), dengan harapan tidak ada lagi narkoba. kita akan terus koordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya," tutur Kompol Iwan usai operasi.

(***)
Sumber:GoRiau.com
wwwwww