PotretNews.com Minggu 05 April 2020
Home >  Berita >  Rohil

Bahas Pengurangan Anggaran, Komisi A DPRD Rohil Rapat Dengar Pendapat dengan Dishut

Jum'at, 04 September 2015 19:33 WIB
Advertorial
bahas-pengurangan-anggaran-komisi-a-dprd-rohil-rapat-dengar-pendapat-dengan-dishut Pimpinan Komisi A DPRD Rohil saat rapat dengar pendapat dengan Dishut setempat.
BAGANSIAPIAPI, POTRETNEWS.com - Komisi A DPRD Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, melakukan rapat dengar pendapat (hearing) dengan Dinas Kehutanan dan Asisten III Setda Rohil. Hal ini dilakukan untuk membahas pengurangan anggaran Dinas Kehutanan dalam APBD Perubahan, serta mencari solusi terkait maraknya pengklaiman lahan dan hutan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang ada di Rokan Hilir, Kamis (3/9/2015) siang. Kadis Kehutanan Rohil Rahmatul Zamri mengatakan, pengurangan ini disebabkan adanya suatu kegiatan yang tidak berdampak terhadap pelayanan publik. Selain itu ada beberapa kegiatan-kegiatan yang bersifat over, dan dilakukan pengalihan anggaran dalam APBD Perubahan.

Rahmatul juga menjelaskan, untuk pengalihan dana tersebut masih dilakukan planing dan musyawarah lainnya. Selain itu untuk perubahan yang baru tentunya akan diutamakan untuk pelayanan publik yang dianggap sangat penting dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

''Sementara untuk tindak pengamanan hutan yang sebelumnya juga dibahas dalam hearing APBD Rohil ini juga terjadi pengurangan-pengurangan yang signifikan, akan tetapi pihaknya memastikan hal ini tidak akan berdampak terhadap keamanan di lapangan,'' katanya.

Sementara itu Ketua Komisi A DPRD Rohil, Abu Khoiri menjelaskan, untuk masalah pengklaiman lahan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang ada di Rokan Hilir ini, secepatnya akan diselesaikan dengan bekerjasama dengan Dinas Kehutanan dan Pemkab Rohil.

Menurut Abu Khoiri, tapal batas antara hutan yang dikelola oleh perusahaan dan perkampungan masyarakat harus jelas, sehingga tidak terjadi seperti kasus yang dialami PT Sumatera Riang Lestari dan PT Diamond Raya Timber.

Abu Khoiri menambahkan, pihaknya akan segera memanggil kedua perusahaan tersebut, untuk dilakukan penyelesaian atas permasalahan yang mereka alami dengan warga. (adv/dewan/jaka)

       
        Loading...    
           
Kategori : Rohil, Politik
Loading...
www www