DUMAI, POTRETNEWS.com — Kepedulian terhadap kesehatan pekerja dan dukungan bagi pelaku usaha lokal menjadi dua fokus dalam penyelenggaraan Health, Safety, and Environment (HSE) Week 2026 oleh PT Energi Sejahtera Mas (ESM), bagian dari Sinar Mas CEPSA.
Melalui pemeriksaan kesehatan dan keterlibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal, kegiatan ini tidak hanya mendorong kesadaran akan pentingnya kesehatan dan keselamatan kerja, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Diselenggarakan pada 28 September hingga 2 Oktober 2026, HSE Week melibatkan sekitar 670 karyawan serta pekerja kontraktor dan alih daya dalam berbagai kegiatan edukatif dan interaktif selama lima hari.Salah satu kegiatan yang dihadirkan adalah pemeriksaan kesehatan gratis, meliputi pemeriksaan gigi, asam urat, tekanan darah, dan kolesterol, sebagai upaya mendorong pekerja lebih mengenali kondisi kesehatannya.Selain itu, kegiatan ini turut melibatkan pelaku UMKM lokal yang menghadirkan beragam produk dan layanan, mulai dari kopi dan makanan ringan hingga jasa pangkas rambut dan fotografi.
Partisipasi ini memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan penawaran mereka secara langsung kepada karyawan dan mitra kerja perusahaan, sekaligus memperluas pasar dan membuka peluang usaha baru.Marlinda, salah satu pelaku UMKM yang berpartisipasi, mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam HSE Week memberikan dampak positif bagi pendapatan usahanya.”Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada PT Energi Sejahtera Mas atas kesempatan yang diberikan untuk membuka stan di acara HSE Week ini. Acara ini sangat luar biasa, dan tentu sangat membantu meningkatkan pendapatan usaha kami selama sepekan ini,” ujarnya.Keterlibatan UMKM ini menunjukkan bagaimana kegiatan perusahaan dapat menjadi ruang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi berbagai pihak. Selain mempererat interaksi antara karyawan dan mitra kerja, kegiatan ini turut membuka akses bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk dan layanan mereka kepada pasar yang lebih luas.Arief Setiono, perwakilan manajemen PT Energi Sejahtera Mas, menegaskan bahwa penyelenggaraan HSE Week memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar perlombaan dan kegiatan internal perusahaan.
”HSE Week ini bukan sekadar ajang perlombaan atau seremonial semata, melainkan pengingat penting bahwa keselamatan dan kesehatan adalah prioritas utama kita bersama di tempat kerja. Kami mengapresiasi antusiasme seluruh karyawan dan mitra kontraktor, serta bangga bisa turut menghadirkan ruang bagi UMKM lokal untuk ikut meramaikan dan mendapatkan manfaat ekonomi dari kegiatan ini,” ujarnya.Di samping pemeriksaan kesehatan dan pelibatan UMKM lokal, HSE Week 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif untuk memperkuat budaya keselamatan dan kepedulian terhadap lingkungan.Melalui hazard hunt, peserta diajak mengidentifikasi potensi bahaya di lingkungan kerja, sementara kegiatan safety riding menekankan pentingnya perilaku berkendara yang aman untuk mencegah risiko kecelakaan.Pesan kepedulian terhadap lingkungan turut disampaikan melalui fashion show bertema Reduce, Reuse, Recycle (3R), yang memanfaatkan bahan bekas seperti plastik, kardus, botol air mineral, dan koran menjadi kostum kreatif.Sementara itu, kegiatan olahraga dan lomba memasak menjadi ruang interaksi bagi karyawan serta mitra kerja untuk mempererat kebersamaan di luar rutinitas pekerjaan.Rini Ambarwati, perwakilan HSE Department Head PT Energi Sejahtera Mas, menambahkan bahwa penerapan keselamatan tidak seharusnya berhenti ketika seseorang meninggalkan tempat kerja.”Safety merupakan kegiatan yang dapat diimplementasikan oleh setiap orang, tidak hanya bagi karyawan di lingkungan PT Energi Sejahtera Mas saja, melainkan menjadi cerminan budaya hidup selamat yang kita bawa di mana pun berada. Melalui rangkaian HSE Week ini, kami berharap kesadaran akan keselamatan dan kesehatan kerja semakin melekat kuat sebagai tanggung jawab bersama,” kata Rini.Melalui HSE Week 2026, PT Energi Sejahtera Mas berharap kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan semakin menjadi bagian dari perilaku sehari-hari karyawan dan mitra kerja.Pada saat yang sama, keterlibatan UMKM lokal memperlihatkan bagaimana kegiatan perusahaan dapat membuka ruang interaksi ekonomi dan memperkuat hubungan dengan masyarakat sekitar. Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah dalam menghadirkan lingkungan kerja yang sehat dan aman, sekaligus memberikan manfaat bagi pelaku usaha di Dumai, Riau.***