Home > Berita > Umum

Miliki Nama Unik, Hitler Mussolini Menangi Pemilihan Wali Kota di Distrik Berpenduduk Kurang dari 1.000 Jiwa

Senin, 12 Oktober 2026 08:15 WIB
Tim Redaksi
bmiliki-nama-unik-hitler-mussolini-menangi-pemilihan-wali-kota-di-distrik-berpenduduk-kurang-dariHitler Mussolini Simeon Flores. (Foto: BBC)

POTRETNEWS.com — Sebuah distrik terpencil di Pegunungan Andes, Peru, mendadak menjadi sorotan internasional. Penyebabnya bukanlah jumlah pemilihnya yang masif, melainkan nama sang wali kota terpilih yang sangat tidak lazim: Hitler Mussolini Simeon Flores.

Pria berusia 45 tahun yang diusung oleh partai beraliran kiri-tengah, Ahora Nacion, ini berhasil mengamankan kemenangan tipis dalam pemilihan kepala daerah di distrik Queropalca.

Kehadiran sosok dengan nama depan yang merujuk pada dua diktator fasis tersebut, Adolf Hitler dan Benito Mussolini, praktis menarik perhatian dunia. Padahal, dia hanya terpilih untuk memimpin distrik yang dengan populasi kurang dari 1.000 jiwa, sebagaimana dilansir BBC yang dikutip Kompas.com, Jumat (9/10/2026).

Berdasarkan data dari kantor pemilihan umum Peru dan hasil exit poll, sedikit di atas 700 warga berpartisipasi dalam pesta demokrasi lokal tersebut.

Simeon keluar sebagai pemenang dengan meraup 229 suara atau sekitar 34 persen. Dia unggul sangat tipis, yakni hanya selisih 25 suara dari kandidat di posisi kedua yang berasal dari partai sayap kanan, Renovacion Popular Peru.

Menurut profil pencalonannya, Simeon merupakan pria kelahiran asli distrik tersebut yang terletak di departemen tengah Huanuco, sekitar 360 kilometer dari ibu kota Lima.

Menanggapi fenomena ini, outlet media lokal Peru21 melaporkan bahwa fakta di mana dia memiliki nama Adolf Mussolini telah membuat pencalonannya menjadi sebuah peristiwa yang mencolok.

Bukan kali pertama

Di luar rasa penasaran publik terhadap namanya, media lokal mencatat bahwa fenomena politikus bernama unik ini bukanlah yang pertama kali terjadi di Peru. Pada 2018, seorang pria bernama Hitler Guesclin Alba Sanchez juga terpilih sebagai wali kota di Yungar.

Kala itu, kemenangan tersebut juga ramai diperbincangkan karena ia dilaporkan berhasil mengalahkan kandidat pesaingnya yang bernama Lenin Vladimir Rodriguez Valverde. Saat berkampanye, ia sukses merebut hati pemilih dengan menggunakan slogan, "Saya adalah Hitler yang baik".

Perhatian global terhadap nama-nama historis di kancah politik lokal juga pernah terjadi pada tahun 2020. Saat itu, seorang politikus bernama Adolf Hitler Uunona memenangi pemilihan lokal di Namibia.

Di negara bekas koloni Jerman tersebut, penggunaan nama Adolf dan nama-nama pertama berunsur Jerman lainnya memang bukanlah sesuatu yang langka.***

Kategori : Umum
wwwwww
www.amsi.or.id