Home > Berita > Umum

Mahmud Riayat Syah, Pahlawan Nasional dari Kesultanan Riau-Lingga Bakal Ditabalkan Jadi Nama Kodam Baru Kepulauan Riau

Senin, 28 September 2026 10:38 WIB
Tim Redaksi
bmahmud-riayat-syah-pahlawan-nasional-dari-kesultanan-riaulingga-bakal-ditabalkan-jadi-nama-kodamIlustrasi anggota TNI Angkatan Darat. Sumber: ANTARA via HARIAN JOGJA

BATAM, POTRETNEWS.com — Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat akan segera memiliki lima Komando Daerah Militer (Kodam) baru pada tahun ini. Salah satu yang paling dinanti adalah Kodam untuk wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Indonesia Strategic & Defence Studies (ISDS), Kodam yang berkedudukan di Tanjungpinang itu rencananya akan diberi nama Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah. Nama tersebut bukan sembarang nama.

Mahmud Riayat Syah adalah seorang Pahlawan Nasional yang pernah memimpin Kesultanan Riau-Lingga-Johor-Pahang pada masa jayanya. Sultan Mahmud Riayat Syah, yang juga populer dengan sebutan Sultan Mahmud Syah III (1756–1811), merupakan Sultan dan Yang di-Pertuan Besar Johor-Pahang-Riau-Lingga ke-15. Ia memerintah dari tahun 1770 hingga 1811.

Wilayah kekuasaannya dahulu meliputi Provinsi Riau dan Kepulauan Riau di Indonesia, serta Johor dan Pahang di Malaysia. Dalam sejarah perlawanan terhadap penjajah Belanda, Mahmud Riayat Syah dikenal dengan strategi gerilya lautnya yang dijuluki "Hantu Laut".

Selain sebagai pemimpin perang, Sultan Mahmud juga dikenang sebagai pembangun Masjid Raya Sultan Riau di Pulau Penyengat. Masjid itu dibangun untuk istrinya, Engku Puteri Raja Hamidah (1774–1844), putri dari Raja Haji Fisabilillah (1725–1784). 

Hingga kini, Pulau Penyengat menjadi tempat bersejarah yang sering dikunjungi untuk melihat manuskrip kuno dan berziarah ke makam para sultan, syuhada, dan ulama. Salah satu makam yang paling terkenal di sana adalah makam Raja Ali Haji bin Raja Haji Ahmad, penulis karya legendaris Gurindam Dua Belas

Kabar ini semakin menguat setelah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkapkan rencana pembentukan lima Kodam baru. Menurut Maruli, lima Kodam tersebut akan berada di Papua Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku Utara, dan Kepulauan Riau.

"Nanti ada lima yang baru di Flores, Jogja, Malut, dengan satu lagi apa? NTT. NTT, Malut, Jogja, Kepulauan Riau," ujar Maruli saat ditemui di Lapangan Silang Monas, beberapa waktu yang lalu.

Dilansir dari batamnews.co.id, Maruli menjelaskan, pembentukan Kodam baru merupakan bagian dari penataan organisasi TNI AD. Ia menegaskan, tugas utama Kodam adalah di bidang teritorial. "Untuk yang Kodam, semua Kodam itu tugas utamanya adalah teritorial. Penugasannya berbeda," kata jenderal bintang empat itu.

Namun, dalam kondisi darurat perang, Kodam memiliki fungsi yang lebih luas. Kodam akan memimpin perlawanan terhadap musuh melalui konsep perlawanan rakyat semesta. "Itu dibilangnya perlawanan rakyat semesta, nanti di bawah Kodam nantinya," ujar Maruli. Baca juga: Cuaca Batam Awal Pekan 28 September 2026: Hujan Ringan Guyur 12 Kecamatan, Kabut Asap Masih Membayangi

Rencananya, lima Kodam baru tersebut akan diresmikan pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI. Peresmian dijadwalkan berlangsung pada Senin, 5 Oktober 2026, di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Hal itu disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas pada 19 September 2026.

Jika tidak ada perubahan, nama Sultan Mahmud Riayat Syah akan resmi disematkan pada Kodam yang membawahi Provinsi Kepulauan Riau. Sebuah nama yang tidak hanya menjadi identitas, tetapi juga pengingat akan semangat perlawanan dan kejayaan maritim Nusantara.***

Kategori : Umum
wwwwww
www.amsi.or.id