Kasus ISPA di Pekanbaru Tercatat 177 Imbas Kabut Asap akibat Karhutla

Jum'at, 28 Agustus 2026 06:14 WIB
Tim Redaksi
bkasus-ispa-di-pekanbaru-tercatat-177-imbas-kabut-asap-akibat-karhutlabKabut asap penyebab ISPA. (Ilustrasi: POTRETNEWS.com/gemini)

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengakibatkan kualitas udara di Kota Pekanbaru Provinsi Riau kembali memburuk dan terpantau berada dalam level Sangat Tidak Sehat hingga Tidak Sehat pada Rabu (26/8/2026).

Kondisi memprihatinkan ini berdampak langsung pada kesehatan masyarakat yang ditandai dengan melonjaknya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, jumlah warga yang terserang ISPA dalam sehari telah mencapai 177 orang. Di samping itu, petugas medis juga mencatat adanya satu orang warga yang mengalami pneumonia akibat paparan polusi udara tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra membenarkan adanya lonjakan keluhan kesehatan akibat kondisi udara yang memburuk dalam beberapa hari terakhir.

"Jumlah kasus ISPA meningkat seiring penurunan kualitas udara selama dua hari belakangan," urai Ardiansyah, Rabu (26/8/2026).

Lebih jauh, ia merinci bahwa dampak kabut asap tidak hanya memicu gangguan pada saluran pernapasan. Sejumlah warga dilaporkan mendatangi fasilitas kesehatan karena mengalami iritasi fisik lainnya.

"Ada juga yang mengalami konjungtivitis atau mata merah sebanyak tiga orang. Kemudian yang mengalami iritasi kulit sebanyak tujuh orang dan asma sebanyak lima orang," paparnya.

Imbauan Batasi Aktivitas Luar Ruangan

Meski ratusan warga mengeluhkan gangguan kesehatan, Ardiansyah memastikan bahwa mayoritas pasien saat ini hanya memerlukan rawat jalan. Para penderita ISPA maupun iritasi tersebut kini tengah menjalani perawatan dan pemantauan di berbagai layanan kesehatan serta puskesmas yang tersebar di wilayah Kota Pekanbaru.

Menyikapi eskalasi kondisi udara yang belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru mengeluarkan peringatan kepada seluruh elemen masyarakat guna meminimalisir risiko kesehatan yang lebih buruk.

Warga diminta untuk selalu menggunakan masker pelindung pernapasan ketika terpaksa harus berada di luar rumah. "Pemerintah Kota Pekanbaru juga mengimbau agar menghindari aktivitas di luar ruangan," pungkasnya. ***

wwwwww
www.amsi.or.id