Home > Berita > Umum

Menapak Keberkahan Hijrah BRK Syariah Empat Tahun Pascakonversi Menjadi Bank Umum Syariah

Selasa, 25 Agustus 2026 15:18 WIB
Tim Redaksi
bmenapak-keberkahan-hijrah-brk-syariah-empat-tahun-pascakonversi-menjadi-bank-umum-syariahb

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Perjalanan empat tahun pascakonversi Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) atau populer disingkat BRK Syariah (sebelum konversi bernama Bank Riau Kepri [BRK], red) menjadi bank umum syariah sejak 22 Agutus 2022 telah menuai hasil pertumbuhan positif.

Seiring dengan pesatnya perkembangan sektor perbankan, BRK Syariah harus tetap berinovasi dan berkompetisi agar memiliki daya saing, baik di tingkat regional maupun nasional. Untuk mencapai pertumbuhan bisnis bank yang maksimal, tentu harus didukung sumber daya manusia yang memiliki kecakapan dan profesionalitas tinggi.

Dalam empat tahun perjalanan, jejak transformasi itu terlihat dalam semakin beragamnya peran BRK Syariah, mulai dari literasi dan inklusi keuangan, pemberdayaan UMKM, pengembangan produk syariah, digitalisasi layanan, hingga dukungan terhadap program pembangunan pemerintah daerah.

Salah satu capaian yang paling dekat dengan masyarakat adalah keberhasilan BRK Syariah meraih dua penghargaan Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau. Penghargaan tersebut diberikan atas capaian pembukaan rekening pelajar terbanyak dan kegiatan edukasi KEJAR terbanyak.Capaian tersebut menunjukkan bahwa fungsi BRK Syariah semakin diperluas dari sekadar lembaga transaksi keuangan menjadi bagian dari proses membangun kebiasaan finansial masyarakat sejak usia dini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala OJK Provinsi Riau Mohammad Fredly Nasution menilai edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan penting untuk membangun budaya menabung.

“Kami berharap budaya menabung dapat tumbuh di lingkungan sekolah dan keluarga. Semakin sering pelajar mendapatkan edukasi, semakin kuat pula pemahaman mereka dalam mengelola keuangan secara sehat,” ujarnya.

Upaya tersebut bahkan dilakukan langsung di lingkungan sekolah. BRK Syariah sebelumnya membuka 300 rekening SimPel di SMPN 37 Pekanbaru sebagai bagian dari penguatan budaya menabung di kalangan pelajar.Dari generasi muda, perhatian BRK Syariah bergerak kepada kelompok yang menjadi salah satu penopang ekonomi daerah, yakni pelaku UMKM.

Melalui Workshop Akselerasi Pembiayaan UMKM, BRK Syariah memberikan edukasi mengenai pencatatan keuangan menggunakan SiAPIK Bank Indonesia sekaligus pemahaman mengenai SLIK OJK. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa pembiayaan tidak cukup hanya dengan menyediakan modal, tetapi juga perlu diikuti peningkatan kapasitas pengelolaan usaha.

“Pengembangan UMKM bukan hanya soal tambahan modal atau perluasan jaringan usaha. Pencatatan keuangan yang baik menjadi fondasi penting agar pelaku usaha dapat mengetahui perkembangan usahanya, mengelola arus kas, serta merencanakan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan,” kata Plt Direktur Utama BRK Syariah Helwin Yunus.

Pernyataan tersebut memperlihatkan arah baru pembiayaan BRK Syariah. Bank tidak hanya berposisi sebagai pemberi pembiayaan, tetapi berusaha menjadi mitra yang membantu pelaku usaha membangun fondasi bisnis yang lebih sehat.

Di Batam, misalnya, BRK Syariah mencatat penyaluran pembiayaan kepada pelaku UMKM sekitar Rp13,3 triliun secara keseluruhan, dengan penyaluran sekitar Rp56 miliar pada 2025 dan lebih dari Rp16 miliar hingga April 2026.Peran sebagai bank pembangunan daerah juga semakin terlihat dalam penguatan ekosistem investasi.Pemerintah Provinsi Riau mendorong perusahaan yang beroperasi di daerah untuk menggunakan BRK Syariah sebagai mitra perbankan. Langkah tersebut diarahkan agar aktivitas ekonomi perusahaan dapat ikut memperkuat bank milik daerah dan pada akhirnya memberikan dampak lebih besar bagi perekonomian masyarakat Riau.

Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau M. Job Kurniawan sebelumnya menegaskan pentingnya kolaborasi dalam memperluas akses keuangan masyarakat.

“Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri dalam mempercepat akses keuangan masyarakat. Kita membutuhkan energi bersama antara OJK, Bank Indonesia, perbankan, dunia pendidikan, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder,” katanya.

Semangat kolaborasi tersebut juga tercermin dalam berbagai kegiatan literasi keuangan syariah yang dilakukan BRK Syariah. Melalui program GERAK Syariah, misalnya, edukasi tidak hanya dilakukan di Riau, tetapi juga menjangkau wilayah Kepulauan Riau seperti Batam, Tanjungpinang dan Karimun.

Helwin Yunus menilai literasi keuangan syariah harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan banyak pihak.

“Sejak konversi menjadi bank syariah, BRK Syariah terus berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi umat melalui penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah,” ujarnya.

Transformasi tersebut juga mendorong BRK Syariah memperkuat inovasi produk. Pengembangan bisnis emas dan layanan rahn menjadi salah satu langkah untuk menangkap kebutuhan masyarakat terhadap produk keuangan berbasis syariah.

Helwin menyebut emas harus menjadi salah satu produk unggulan BRK Syariah. Karena itu, peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui sertifikasi penaksir emas menjadi bagian dari strategi pengembangan bisnis tersebut.

“Emas harus menjadi salah satu produk unggulan BRK Syariah. Kita tidak hanya mengandalkan petugas gadai, tetapi seluruh insan BRK Syariah harus mampu menjadi duta yang memperkenalkan dan memasarkan produk emas kepada masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, transformasi BRK Syariah juga semakin diarahkan untuk mendukung digitalisasi pelayanan publik. Kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Riau melalui layanan penerimaan pembayaran pendapatan daerah secara digital menjadi salah satu contohnya.

Sebagai BUMD, Helwin menegaskan BRK Syariah memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung program strategis pemerintah, terutama dalam transformasi digital pelayanan publik.Rangkaian capaian tersebut memperlihatkan bahwa empat tahun konversi telah membawa BRK Syariah ke ruang yang lebih luas.

Namun, yang terpenting dari itu semua, tentu hijrah dari BRK menjadi BRK Syariah hari ini dan ke depan diharapkan membawa keberkahan bagi daerah.***

Kategori : Umum, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id