Home > Berita > Umum

Tren Perumahan Modern di Indonesia: Integrasi Hunian, Fasilitas, dan Kualitas Hidup yang Lebih Baik

Selasa, 18 Agustus 2026 14:06 WIB
btren-perumahan-modern-di-indonesia-integrasi-hunian-fasilitas-dan-kualitas-hidup-yang-lebih-baikbIlustrasi perumahan modern. (Foto: dok. ISTIMEWA)

POTRETNEWS.com — Di tengah pesatnya urbanisasi di Indonesia, permintaan terhadap perumahan modern semakin meningkat. Masyarakat tidak lagi hanya mencari tempat tinggal semata, melainkan lingkungan yang mendukung gaya hidup seimbang antara kerja, keluarga, dan rekreasi. Perumahan modern saat ini dirancang dengan konsep terintegrasi, menggabungkan hunian berkualitas, aksesibilitas baik, serta fasilitas lengkap.

Menurut data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang bersumber dari Susenas Maret 2025, sekitar 85,07% rumah tangga di Indonesia menempati bangunan tempat tinggal milik sendiri. Namun, terdapat disparitas yang cukup besar antarwilayah. Di DKI Jakarta, persentase rumah tangga yang menempati rumah milik sendiri hanya mencapai sekitar 54,54%. Angka tersebut menunjukkan bahwa proporsi rumah tangga yang menempati hunian sewa, kontrak, atau bentuk penguasaan tempat tinggal lainnya di DKI Jakarta relatif lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Kawasan hunian di koridor timur Jakarta, termasuk sekitar Cikarang, menjadi salah satu pilihan strategis. Lokasi ini berjarak sekitar 40 menit dari pusat ibu kota dan berperan sebagai pusat perekonomian nasional. Keberadaan ribuan perusahaan nasional dan multinasional di sini mendukung ekosistem yang dinamis, di mana penghuni dapat mengakses tempat kerja, pendidikan, dan layanan kesehatan dengan lebih mudah.

Perumahan modern menekankan desain fungsional dan estetis. Rumah bergaya kontemporer atau tropis modern biasanya memaksimalkan pencahayaan alami, sirkulasi udara, serta integrasi dengan ruang terbuka hijau. Fitur ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan tetapi juga mendukung kesehatan mental penghuni. Selain itu, adopsi teknologi smart home semakin melonjak. Riset WeAreSocial mencatat bahwa pada 2023, sekitar 15,4% rumah di Indonesia telah menggunakan fitur pintar, naik signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

Salah satu indikator penting lainnya adalah akses terhadap rumah layak huni. Data BPS menunjukkan pada 2022, persentase rumah layak huni di perkotaan mencapai 63,45%, lebih tinggi dibandingkan di pedesaan yang sekitar 56,84%. Meski demikian, tantangan backlog perumahan tetap ada, meskipun menunjukkan tren penurunan secara bertahap.

Fasilitas komunitas menjadi daya tarik utama perumahan modern. Kawasan hunian terintegrasi biasanya menyediakan pusat perbelanjaan, institusi pendidikan bertaraf internasional, fasilitas kesehatan, serta area olahraga seperti lapangan golf, kolam renang, dan jogging track. Kehadiran elemen-elemen ini memungkinkan keluarga muda menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih efisien.

Ivonne Anggraini, Director PT Graha Buana Cikarang, menekankan pentingnya pengembangan yang berkelanjutan: “Di Kota Jababeka Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat melalui perencanaan kota yang matang dan fasilitas yang terintegrasi.”

Dari sisi pembiayaan, Survei Bank Indonesia menunjukkan bahwa Kredit Pemilikan Rumah (KPR) mendominasi skema pembelian rumah primer, dengan pangsa mencapai sekitar 75% pada periode 2023. Sementara pertumbuhan harga rumah (IHPR) relatif moderat, yakni +1,74% (y/y) pada Q4 2023, yang menandakan stabilitas pasar meski ada tantangan ekonomi.

Aspek keberlanjutan juga semakin mendapat perhatian, meskipun sertifikasi bangunan hijau di Indonesia masih terbatas. Pendekatan ramah lingkungan, seperti pengelolaan air dan penggunaan material efisien, menjadi nilai tambah bagi hunian modern di segmen menengah ke atas.

Generasi muda usia 25–34 tahun menjadi kelompok utama yang mendorong permintaan properti modern, mencari hunian dengan lokasi strategis dan fitur yang mendukung gaya hidup kontemporer.

Secara keseluruhan, tren perumahan modern di Indonesia mencerminkan evolusi positif dalam industri properti. Dengan menggabungkan desain inovatif, fasilitas lengkap, dan adaptasi terhadap teknologi serta keberlanjutan, hunian masa kini tidak hanya menjadi tempat tinggal, melainkan investasi untuk kualitas hidup yang lebih baik di masa depan. Pengembang diharapkan terus berinovasi agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat urban yang semakin dinamis.

Di Kota Jababeka, konsep hunian modern tersebut diwujudkan melalui berbagai pilihan kawasan residensial yang mengintegrasikan hunian berkualitas, fasilitas lengkap, serta lingkungan yang mendukung kualitas hidup yang lebih baik. Tersedia berbagai pilihan rumah sesuai kebutuhan, mulai dari hunian pertama seperti kluster Ibuki, Cluster Rotterdam, dan Sevilla townhouse, hingga hunian premium sperti The Oscar dan D Java Kraton Residence serta berbagai pilihan lainnya yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat modern.***

Kategori : Umum
wwwwww
www.amsi.or.id