Seorang Pria Misterius Terjun ke Sungai Kampar dari Jembatan Rantauberangin

Selasa, 04 Agustus 2026 12:05 WIB
Tim Redaksi
bseorang-pria-misterius-terjun-ke-sungai-kampar-dari-jembatan-rantauberanginbMasyarakat dan aparat ramai-ramai datang ke lokasi kejadian. (Foto: dok. ISTIMEWA)

KAMPAR, POTRETNEWS.com — Warga Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau, dikejutkan dengan seorang pria yang belum diketahui identitasnya diduga nekat mengakhiri hidup dengan cara melompat terjun ke sungai dari Jembatan Rantauberangin.

Peristiwa tersebut terjadi Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 07:50 WIB dan langsung mengundang perhatian warga sekitar.

Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Rully Chairullah mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kampar, Basarnas, Tagana, serta warga untuk melakukan pencarian di aliran Sungai Kampar.

”Diduga aksi bunuh diri. Korban masih dalam pencarian oleh tim gabungan,” kata Rully.

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian seorang perempuan bernama Ernawati (46), warga Dusun Rantauberangin, sempat melihat seorang pria berdiri di atas pagar Jembatan Rantauberangin sekitar pukul 07:40 WIB.

Merasa khawatir, Ernawati menegur pria tersebut.

Setelah ditegur, pria itu turun dan kembali duduk di atas sepeda motor yang dibawanya. Ernawati kemudian melanjutkan perjalanan pulang.

Sekitar 10 menit kemudian, saksi lainnya, Dewi Yusri (40), yang sedang berada di warung miliknya di dekat jembatan, mendengar suara seseorang terjun ke sungai.

”Saat berlari ke atas jembatan, Dewi melihat pria tersebut masih sempat muncul ke permukaan air sambil menggapai-gapai sebelum akhirnya tenggelam dan hanyut terbawa arus Sungai Kampar,” jelas Rully.

Rully menyebut korban diduga sengaja melompat dari atas jembatan.

Dugaan tersebut diperkuat dengan keterangan saksi yang melihat korban telah berada di atas jembatan beberapa saat sebelum kejadian serta adanya sepeda motor yang ditinggalkan di lokasi.

”Meski demikian, kami masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas korban dan penyebab pasti peristiwa tersebut,” imbuhnya.

Rully mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengetahui identitas pria tersebut agar segera menghubungi pihak kepolisian guna membantu proses identifikasi.

”Apabila Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami tekanan emosional, merasa putus asa, atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, penting untuk segera mencari bantuan dari keluarga, teman terpercaya, tenaga kesehatan, psikolog, atau layanan kesehatan setempat. Dukungan dan penanganan dini dapat membantu melewati masa-masa sulit,” pungkas.***

Kategori : Peristiwa, Kampar
wwwwww
www.amsi.or.id