Bus ALS Terbalik di Jalan Lingkar Pelalawan Riau, Diduga Sopir Kurang Konsentrasi

Minggu, 02 Agustus 2026 16:19 WIB
Tim Redaksi
bbus-als-terbalik-di-jalan-lingkar-pelalawan-riau-diduga-sopir-kurang-konsentrasibPenampakan Bus ALS yang terbalik dke pinggir Jalan Lingkar, Pangkalankerinci Timur, Pelalawan, Riau. (Foto: dok. ISTIMEWA)

PELALAWAN, POTRETNEWS.com — Bus ALS bermuatan 34 penumpang terbalik dan terseret ke pinggir Jalan Lingkar, Pangkalankerinci Timur, Pelalawan, Riau. Akibat kejadian nahas itu, 5 orang mengalami luka-luka.

Penyebab kecelakaan, diduga karena sopir yang bernama Afrizal kurang konsentrasi dan tidak memperhatikan kondisi jalan. Sontak, bus bernomor polisi BK 7641 LD itu, terbalik dan terseret ke pinggir jalan.

”Ini laka (kecelakaan) tunggal, murni karena human error (sopir bus)," ucap Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkyan Hanafi, Ahad (2/8/2026).

Lebih lanjut dikatakan AKP Tatit, dalam kejadian tersebut, tidak ada korban yang meninggal dunia.

1. 5 penumpang luka ringan

AKP Tatit menerangkan, dalam kecelakaan tunggal itu, ada 5 orang yang mengalami luka. Penumpang yang luka-luka tersebut masuk dalam kategori ringan. ”Para korban mengalami luka ringan dan sudah diobati," terangnya.

Berikut ini nama-nama korban yang mengalami luka ringan

Muhammad Lungun, sakit dibagian pinggang/ nyeri

Siti Maisaroh, sakit dibagian pinggang/ nyeri

Almahyra Rizkyana Sipahutar, luka dibagian tangan

Ida Suryani, luka dibagian pinggang/ nyeri

Fifi Anti Aviana, luka dibagian kaki kiri.

2. Begini kronologinya

Berdasarkan data yang dihimpun, kecelakaan tersebut bermula saat bus ALS tersebut bergerak dari arah Kecamatan Pangkalankerinci menuju ke arah Kecamatan Pangkalankuras, melintasi Jalan Lingkar, dengan kecepatan sedang.

Setibanya di tempat kejadian, sopir bus ALS tersebut tidak konsentrasi dan tidak memperhatikan kondisi jalan. ”Jadi pas melewati jalan tikungan itu, roda sebelah kiri keluar dari badan jalan dan bus langsung terbalik ke kiri dengan posisi roda di atas," cerita AKP Tatit.

3. Jalan tikungan di tempat kejadian cukup tajam

AKP Tatit menyebut, lokasi terjadinya kecelakaan tunggal bus ALS itu, merupakan jalan yang dikerjakan dengan beton atau cor. Selain itu, jalan tikungan ke kanannya juga cukup tajam.

”Memang jalannya datar, tapi tikungan ke kanannya memang cukup tajam. Jadi sopir harus hati-hati," sebutnya.

Pada saat kejadian, lalu lintas saat itu sedang sepi. Meskipun begitu, akibat kecelakaan tersebut, sementara ini, kerugian material yang dialami ALS sebesar Rp60 juta.***

Kategori : Hukrim, Pelalawan
wwwwww
www.amsi.or.id