Selangkah Lagi, Tiga Warisan Budaya Siak Jadi Cagar Budaya Nasional
Istana Siak Asserayyah Al Hasyimiah salah satu objek bersejarah yang diusulkan jadi cagar budaya nasional. (Foto: Dok. PALPOS.id - DISWAY)PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Tiga objek bersejarah kebanggaan masyarakat Kabupaten Siak, Riau, selangkah lagi berpeluang menyandang status bergengsi di tingkat pusat. Istana Siak Asserayyah Al Hasyimiah, Balairung Sri (Balai Kerapatan Tinggi), dan alat musik Komet saat ini tengah diuji kelayakannya dalam Sidang Kajian Penetapan Cagar Budaya Peringkat Nasional ke-5 Tahun 2026 oleh Kementerian Kebudayaan.
Bupati Siak Afni Zulkifli menjelaskan bahwa ketiga warisan budaya tersebut masih menjalani proses seleksi dan kajian mendalam. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan agar usulan ini berhasil menembus tingkat nasional.”Besok sidang pleno penetapan cagar budaya peringkat nasional dari Siak. Mohon doa dan dukungan agar tiga objek cagar budaya kita dapat lolos dan ditetapkan sebagai cagar budaya peringkat nasional," harap Afni, Rabu (29/7/2026).Sidang kajian ini diselenggarakan secara daring oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Kementerian Kebudayaan, yang berlangsung mulai 29 hingga 31 Juli 2026. Pelaksanaan agenda tersebut merujuk pada surat undangan resmi yang diterbitkan oleh Direktur Warisan Budaya, Dr Agus Widiatmoko SS MM tertanggal 24 Juli 2026.Berdasarkan jadwal, pembahasan usulan khusus dari Provinsi Riau akan berlangsung pada 30 Juli 2026 dengan total lima objek yang dikaji. Selain tiga objek andalan dari Siak, tim juga mengevaluasi kelayakan Rumah Adat Bendang Ranah Kanagarian Airtiris di Kabupaten Kampar serta Masjid Raja Pauh Ranap di Kabupaten Indragiri Hulu.























