Home > Berita > Umum

Jalan Lintas Kualacenaku Menuju Indragiri Hilir Rusak Berat akibat Dilewati Truk Batu Bara

Rabu, 29 Juli 2026 11:26 WIB
Tim Redaksi
bjalan-lintas-kualacenaku-menuju-indragiri-hilir-rusak-berat-akibat-dilewati-truk-batu-barabFoto: Salah satu jalan rusak di Rengat menuju Kualacenaku (Indragiri Hulu) dan Kempas (Indragiri Hilir).(Dok. MENARA.co.id)

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Kondisi jalan provinsi yang menghubungkan Kualacenaku, Kabupaten Indragiri Hulu menuju Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendapat sorotan dari DPRD Riau. Kerusakan jalan dinilai semakin parah akibat tingginya aktivitas kendaraan angkutan berat, khususnya truk pengangkut batu bara.

Anggota DPRD Riau daerah pemilihan (dapil) Indragiri Hilir, Andi Darma Taufik, meminta pemerintah provinsi (pemprov) memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut.

”Kami minta Pak Plt Gubernur, jalan yang di Kualacenaku ini semakin rusak. Kalau kita melihat kemampuan APBD kita, ketika jalan ini digunakan oleh truk-truk besar yang hari ini saya yakin dan percaya, ini melebihi dari ODOL," ujar Andi Dharma Taufik, Rabu (29/7/2026).

Andi mengatakan, penggunaan kendaraan dengan muatan berlebih atau overdimension overloading (ODOL) mempercepat kerusakan jalan, terutama pada ruas jalan dengan kondisi kontur tanah yang labil.

Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian Pemprov Riau. Terlebih, pemerintah sebelumnya telah berkomitmen untuk mewujudkan kebijakan zero ODOL guna menjaga kualitas dan umur infrastruktur jalan.

”Kita sepakat bahwa zero ODOL. Tapi jalan Kuala Cinaku menuju Indragiri Hilir itu penuh dengan truk-truk batu bara yang cukup luar biasa besarnya," katanya.

Politisi PDI Perjuangan ini minta Pemprov Riau segera mengambil langkah mitigasi untuk mengurangi dampak kendaraan angkutan berat terhadap kerusakan jalan. Salah satu langkah yang dinilai perlu dilakukan adalah membatasi atau mengatur kembali aktivitas truk-truk berukuran besar yang melintasi ruas tersebut.

Menurutnya, kondisi kontur tanah yang sangat labil membuat jalan tersebut semakin rentan mengalami kerusakan apabila terus dilalui kendaraan dengan muatan berat.

”Ini bisa menjadi perhatian pemerintah Provinsi Riau, karena ini adalah jalan provinsi. Untuk perawatan, anggaran kita sudah tidak ada. Tapi ketika kontur tanahnya sangat labil, saya kira ini harus menjadi atensi pemerintah Provinsi Riau," pungkasnya.***

Kategori : Umum, Inhu, Inhil
wwwwww
www.amsi.or.id