Home > Berita > Umum

Angka Kemiskinan Ekstrem di Kepulauan Meranti Diklaim Naik akibat Lahan Warga Terendam Banjir Laut

Senin, 27 Juli 2026 21:05 WIB
Tim Redaksi
bangka-kemiskinan-ekstrem-di-kepulauan-meranti-diklaim-naik-akibat-lahan-warga-terendam-banjirIlustrasi bencana tahunan banjir rob di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. (foto: dok. ANTARA)
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Anggota DPRD Provinsi Riau dari Dapil Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai, Misliadi menyampaikan keluhan warga di hampir semua desa di Kabupaten Kepulauan Meranti yang makin menderita akibat banjir rob atau pasang laut yang merendam lahan warga. Misliadi mengemukakan hal itu saat rapat paripurna pengumuman masa reses DPRD Riau yang akan dimulai Rabu (29/7/2026). Ia mengatakan banjir yang saat ini melanda pemukiman warga di Meranti semakin parah.

”Hampir setiap pekan selalu tergenang pasang air laut, yang melanda 100 persen desanya di Kabupaten Kepulauan Meranti. Ini masalah serius," ujarnya di forum rapat paripurna yang juga dihadiri langsung Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto, Senin (27/7/2026).

Akibatnya lanjut Misliadi, warga tidak bisa melakukan aktivitas pertanian disebabkan lahan pertanian mereka yang selama ini terpendam banjir air laut.

”Karena memang daerah kepulauan rendah dan air laut semakin tinggi, semakin harinya," ujar Misliadi, politisi PKB ini.

Sehingga lanjut Misliadi lagi, wajar saat ini kemiskinan ekstrem di Meranti meningkat tajam. Karena masyarakat sudah tidak bisa lagi mencari kerja dan membangun lahan pertanian.

”Lahan mereka tergenang air asin. Setiap diskusi mereka mengatakan karena tanggul tidak ada," kata dia.

Misliadi yakin Pemkab Meranti tidak bisa membangun tanggul. Oleh karena itu dia meminta kepada plt gubernur untuk mencari solusinya, sehingga masyarakat bisa selamat terlepas dari miskin ekstrem tersebut.

”Minimal misalnya memberi bantuan alat berat ke setiap kecamatan agar bisa dipergunakan masyarakat untuk menghalau air laut," pungkasnya.***

Kategori : Umum, Meranti
wwwwww
www.amsi.or.id