Pejabat Pemkot Pekanbaru Diminta Sering Pakai Motor Susuri Kota agar Merasakan Permasalahan Warga

Kamis, 23 Juli 2026 08:17 WIB
Tim Redaksi
bpejabat-pemkot-pekanbaru-diminta-sering-pakai-motor-susuri-kota-agar-merasakan-permasalahan-wargabWali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama jajarannya mengendarai sepeda motor menyusuri kota, beberapa waktu lalu. (foto: dok. PROKOPIM)

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, Riau, diinstruksikan agar sering-sering berkendara menggunakan motor untuk menyusuri kota.

Hal ini guna agar para pejabat dapat mengetahui langsung permasalahan yang dirasakan masyarakat di wilayahnya masing-masing.

Instruksi ini disampaikan langsung Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho usai memimpin rapat bersama jajarannya di Kantor Kecamatan Binawidya, baru-baru ini.

”Saya mengintruksikan agar seluruh kepala OPD, seluruh pejabat dari eselon II, III dan IV untuk sering-sering menggunakan motor roda dua untuk keliling di Pekanbaru. Biar apa? Agar langsung, rasakan apa yang dirasakan masyarakat," kata wali kota.

Agung sudah meminta untuk seluruh pejabat sering menggunakan kendaraan roda dua, dan meninjau langsung persoalan-persoalan di tengah masyarakat.

Menurutnya, hal ini dapat membuat aparatur Pemkot Pekanbaru lebih memahami aspirasi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Sehingga, mendorong kinerja pelayanan masyarakat yang lebih maksimal.

”Karena semakin kita memahami apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, masyarakat akan semakin senang. Saya juga sering turun langsung menggunakan kendaraan roda dua, saya melihat langsung kondisi di tengah masyarakat sehingga bisa langsung mengoreksi, apakah itu jalan rusak, sampah dan sebagainya," katanya.

Lebih lanjut, wali kota juga meminta agat pejabat di lingkungan camat dan lurah tidak segan-segan kepada masyarakat. Baik menyapa maupun memberikan teguran jika ada persoalan.

”Lurah kita minta tegas kalau ada warga yang melanggar aturan. Misalnya ada warga yang punya toko menutup saluran drainase. Harus tegas memberikan teguran. Jangan karena satu dua orang yang salah, nanti semua warga lain terkena dampaknya," pungkas Agung Nugroho.***

wwwwww
www.amsi.or.id