Terduga Bandar Narkoba di Pekanbaru Tikam Polisi yang Hendak Menangkapnya

Senin, 20 Juli 2026 13:42 WIB
Tim Redaksi
bterduga-bandar-narkoba-di-pekanbaru-tikam-polisi-yang-hendak-menangkapnyabIlustrasi. Sumber: DETIKcom

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Seorang bandar narkoba berinisial SD ditembak polisi setelah menyerang anggota kepolisian menggunakan senjata tajam saat hendak ditangkap di Jalan Badak Ujung, Kecamatan Tenayanraya, Kota Pekanbaru, Kamis (16/7/2026) malam.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Putu Yudha Prawira mengatakan, penangkapan dilakukan oleh tim Subdit II Ditresnarkoba Polda Riau setelah menerima informasi terkait dugaan peredaran pil ekstasi yang dilakukan tersangka.

Saat petugas hendak menangkap SD, pelaku melakukan perlawanan. ”Personel Subdit II Ditresnarkoba Polda Riau mengalami luka gores di bagian perut dekat pusar, akibat serangan senjata tajam yang dilakukan pelaku," kata Putu, Senin (20/7/2026).

Putu mengatakan, pelaku menyerang anggota polisi menggunakan pisau cutter hingga menyebabkan korban mengalami luka gores di bagian perut dekat pusar. Anggota polisi yang terluka kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Pelaku Ditembak, Satu Rekannya Kabur

Karena melakukan perlawanan dan membahayakan keselamatan petugas, polisi mengambil tindakan tegas dengan menembak kaki pelaku.

SD kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani perawatan medis. ”Tindakan tegas diambil, karena aksi pelaku membahayakan keselamatan petugas," kata Putu.

Dalam operasi tersebut, petugas juga mendapati seorang pelaku lain yang berada bersama SD. Namun, saat penangkapan berlangsung, pelaku tersebut berhasil melarikan diri. "Satu pelaku lainnya melarikan diri, saat ini dalam pengejaran," sebut Putu.

Dari tangan SD, polisi menyita 50 butir pil ekstasi berbagai merek yang disimpan di dalam sebuah kotak obat. Selain itu, polisi mengamankan satu bilah pisau cutter yang digunakan untuk menyerang petugas serta dua unit telepon seluler.

Kini, SD ditahan di Mapolda Riau untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara polisi masih memburu pelaku lain yang melarikan diri.***

Kategori : Hukrim, Pekanbaru
wwwwww
www.amsi.or.id