PAD Pekanbaru Tembus Rp1,2 Triliun

Kamis, 16 Juli 2026 15:27 WIB
Tim Redaksi
bpad-pekanbaru-tembus-rp12-triliunbKantor Wali Kota Pekanbaru di Tenayanraya.

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Meski perekonomian nasional masih menghadapi berbagai tantangan, pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru justru mencatatkan kinerja yang semakin menguat.

Pendapatan asli daerah (PAD) melonjak hingga menembus angka Rp1,2 triliun, sementara pertumbuhan ekonomi daerah terus bergerak naik hingga mencapai sekitar 8 persen.

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menyampaikan, peningkatan PAD tersebut menjadi salah satu indikator bahwa aktivitas ekonomi di Kota Bertuah terus mengalami perkembangan.

Pada 2025, PAD Pekanbaru meningkat signifikan dari sekitar Rp800 miliar menjadi Rp1,2 triliun. Tak hanya itu, jika dihitung berdasarkan total pendapatan asli daerah secara keseluruhan, angkanya juga mengalami kenaikan dari sekitar Rp900 miliar menjadi Rp1,3 triliun.

"Peningkatan ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi Pekanbaru terus tumbuh. Meski perekonomian nasional masih menghadapi berbagai tantangan, Pekanbaru tetap mampu menunjukkan tren perkembangan yang positif," ujar Markarius, Rabu (15/7/2026).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), laju pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru kini berada di kisaran 8 persen. Angka tersebut meningkat dibanding sebelumnya yang tercatat sekitar 7,9 persen.

Menurut Markarius, capaian tersebut menjadi bukti bahwa berbagai sektor ekonomi di Pekanbaru terus bergerak. Sebagai pusat perdagangan, jasa, dan pemerintahan di Provinsi Riau, pertumbuhan Pekanbaru turut memberikan pengaruh besar terhadap perekonomian regional.

"Pertumbuhan ekonomi Riau tidak terlepas dari kontribusi Kota Pekanbaru. Ketika Pekanbaru semakin maju dan berkembang, maka perekonomian Provinsi Riau juga akan ikut terdorong," katanya.

Saat ini, pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau berada di atas 4 persen. Pemerintah Kota Pekanbaru optimistis tren positif tersebut dapat terus berlanjut dengan menjaga iklim investasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat pembangunan di berbagai sektor.

"Kami akan terus berupaya menciptakan kondisi yang mendukung investasi, memperbaiki pelayanan, dan mendorong pembangunan agar pertumbuhan ekonomi tetap berkelanjutan," pungkas

wwwwww
www.amsi.or.id