Home > Berita > Umum

Kapolri Perintahkan Jajarannya Optimalkan Penanganan Karhutla di Riau

Rabu, 08 Juli 2026 16:21 WIB
Tim Redaksi
bkapolri-perintahkan-jajarannya-optimalkan-penanganan-karhutla-di-riaub

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya agar mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.

Perintah tersebut disampaikan Kapolri saat meninjau langsung kesiapan Polda Riau terkait dengan penanganan dan sekaligus menyerahkan peralatan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (8/7/2026).

”Tadi kita cek satu per satu, dan Alhamdulillah saya lihat bahwa seluruh stakeholder yang ada, ini mulai dari Basarnas, kemudian juga dari BNPB ya, dari BPBD, kemudian TNI-Polri, Manggala Agni, kemudian juga ada perusahaan-perusahaan swasta, dan juga seluruh kekuatan yang ada, semuanya bersatu. Dan ini tentunya yang kita butuhkan untuk menghadapi potensi Karhutla," kata Jenderal Sigit.

Kapolri menyampaikan, berdasarkan laporan BPBD, sampai saat ini sekitar ada 15 ribu hotspot di Provinsi Riau yang sudah terdeteksi. ”Dan kemudian pada saat dilakukan pendalaman, kurang lebih ada titik api 329 titik yang perlu dilakukan pemadaman. Dan sampai saat ini, termonitor beberapa titik api tersebut ada di luasan kurang lebih 15.000 hektar ya," imbuh Kapolri.

Pada kesempatan itu, Jenderal Sigit juga mengingatkan seluruh jajaran untuk memaksimalkan penanganan karhutla khususnya di Riau, terutama menghadapi musim kemarau dan ancaman fenomena El Nino.

”Karena memang di Riau ini kebakaran hutannya berbeda dibandingkan dengan wilayah lain. Jadi ada dua kali potensi kebakaran hutan, dan salah satunya yang kita hadapi adalah di bulan Juli, Agustus, mungkin sampai September," lanjutnya.

Untuk mengoptimalkan penanganan karhutla tersebut, Kapolri meminta seluruh jajarannya untuk memperkuat seluruh peralatan yang ada. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam penanganan karhutla ini.

”Yang tentunya kita semua, khususnya Riau, dan juga saya ingatkan pada seluruh jajaran untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik," tutur Sigit. Poin penting lainnya yang disampaikan Jenderal Sigit yakni agar jajarannya mempersiapkan ketersediaan sumber air di tengah potensi kekeringan. Ia juga meminta seluruh jajaran memperkuat edukasi serta sosialisasi soal pencegahan dan bahaya akan karhutla.

"Peraturan dari Pemerintah Daerah saya kira sudah ada, dari Pemerintah Pusat sudah ada, bagaimana terkait dengan tata aturan terkait dengan pembukaan kawasan ya, apalagi untuk dilakukan penanaman-penanaman yang tentunya semua ada aturannya," tegas Sigit.***

Kategori : Umum, Kampar
wwwwww
www.amsi.or.id