Al-Washliyah Gelar Muktamar XXIII untuk Konsolidasi Total bagi Kemaslahatan Umat, Bangsa, dan Negara
Ketua MPR RI Ahmad Muzani diapit Ketua Umum PB Al-Washliyah Dr KH Msyhuril Khamis SH MM (kanan) dan Ahmad Doli Kurnia Tandjung. (foto: dok. JURNAS)JAKARTA, POTRETNEWS.com — Ketua Panitia Penyelenggara Muktamar XXIII Al Jam`iyatul Washliyah (Al-Washliyah), Ahmad Doli Kurnia Tanjung, menegaskan bahwa perhelatan akbar lima tahunan ini menjadi momentum krusial untuk melakukan konsolidasi total, baik secara ideologis maupun organisasi.
Dalam laporan sekaligus kata sambutanya pada pembukaan Muktamar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur pada Selasa malam (7/7/2026), Ahmad Doli Kurnia juga menegaskan bahwa Al-Washliyah saat ini sudah ada di 38 provinsi di Indonesia.Selain itu ia juga menyampaikan laporan kesiapan panitia dalam pelaksanaan Muktamar, sekaligus arah strategis yang ingin dicapai melalui forum tertinggi organisasi Islam tersebut.Ahmad Doli Kurnia memaparkan bahwa panitia pelaksana telah merancang Muktamar XXIII ini tidak hanya sebatas agenda seremonial atau suksesi kepemimpinan, melainkan sebagai wadah perumusan masa depan Al-Washliyah. Beberapa poin yang perlu digarisawahi, memperkuat semangat dasar Al-Washliyah sejak tahun 1930, yaitu fokus pada bidang pendidikan, dakwah dan amal sosial.Merumuskan program kerja lima tahun ke depan yang adapatif terhadap tantangan zaman, termasuk respon terhadap disrupsi digital dan kemandirian ekonomi umat.























