Diduga Terjatuh saat Kapal Alami Gangguan Mesin, Johan Dilaporkan Hilang di Selat Riau

Kamis, 11 Juni 2026 21:30 WIB
bdiduga-terjatuh-saat-kapal-alami-gangguan-mesin-johan-dilaporkan-hilang-di-selat-riaubTim SAR gabungan melakukan penyisiran di Perairan Selat Riau, Bintan, untuk mencari kru KM Pasifik II yang dilaporkan hilang. (foto dok. Basarnas)

TANJUNGPINANG, POTRETNEWS.com — Seorang kru KM Pasifik II bernama Johan dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh ke laut di Perairan Selat Riau, Kabupaten Bintan, Kamis (11/6) dini hari. Kepala Unit Siaga SAR Tanjunguban, Deryan Erlangga Pratama, membenarkan adanya laporan orang hilang dari kapal yang sedang berlayar di perairan tersebut.

”Korban diduga terjatuh di Perairan Selat Riau,” ujar Deryan. Ia menjelaskan, laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang dari Kantor Unit Pengelola Pelabuhan Perikanan Batam sekitar pukul 11.45 WIB. Berdasarkan informasi yang diterima, KM Pasifik II sebelumnya berlayar dari Perairan Lagoi, Bintan, menuju Telaga Punggur, Batam.

Dalam perjalanan, kapal dilaporkan sempat mengalami gangguan mesin. Menurut keterangan awak kapal, sekitar pukul 02.00 WIB korban sudah tidak terlihat berada di atas kapal dan dinyatakan hilang.

”Awak kapal sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, namun korban belum berhasil ditemukan,” katanya dilansir batampos. Menerima laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang langsung mengerahkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Tanjunguban ke lokasi kejadian.

Sebanyak empat personel diberangkatkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk melakukan pencarian di sekitar area yang diduga menjadi lokasi korban terjatuh.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Kantor Unit Pengelola Pelabuhan Perikanan Batam, serta Satpolairud Polres Bintan. Hingga Kamis sore, tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di perairan sekitar Selat Riau guna menemukan korban.

Pihak SAR mengimbau kapal maupun nelayan yang melintas di sekitar lokasi pencarian untuk segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.***

Editor:
Yusfreyendi

Kategori : Peristiwa
wwwwww
www.amsi.or.id