LIMAPULUHKOTA, POTRETNEWS.com — Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Lintas Sumatra Barat (Sumbar)-Riau, tepatnya di Jorong Hulu Air, Kenagarian Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluhkota, Ahad (3/5/2025) sore. Satu unit mobil Toyota Rush berwarna putih dengan nomor polisi BA 1954 FY dilaporkan hilang kendali hingga menabrak bongkahan batu besar di pinggir jalan.
Akibat insiden tersebut, pengemudi dan empat orang penumpang harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka. Kapolres Limapuluhkota, melalui Kasat Lantas Polres Limapuluhkota, Iptu Zarwiko saat dihubungi membenarkan peristiwa nahas tersebut.Ia menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di jalur yang dikenal cukup padat tersebut.”Benar, kami telah menerima laporan dan anggota sudah melakukan olah TKP di lokasi kejadian di wilayah Hulu Air, Sarilamak," ujar Kasat Lantas kepada
TribunPadang.com.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun pihak kepolisian, mobil yang dikemudikan oleh Yurnalis (51) itu datang dari arah Pekanbaru menuju arah Payakumbuh.Perjalanan yang semula lancar berubah mencekam saat memasuki kawasan Harau.Diduga kuat, sang sopir mengalami kelelahan yang luar biasa hingga terserang kantuk (microsleep) saat mengemudikan kendaraan. Hal itu menyebabkan kemudi tidak terkendali saat melintasi jalanan yang lurus.”Setibanya di lokasi, pengemudi diduga mengantuk sehingga mobil kehilangan kendali (out of control) dan langsung menghantam batu di seberang tepi jalan," lanjutnya.Benturan keras tersebut menyebabkan bagian depan mobil Toyota Rush mengalami kerusakan cukup parah. Suara dentuman yang keras sempat mengejutkan warga sekitar dan pengendara lain yang melintas di jalur Provinsi tersebut. Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Namun, seluruh penumpang yang berjumlah lima orang termasuk sopir mengalami luka-luka dan membutuhkan perawatan medis segera.
Kasat Lantas merinci, pengemudi bernama Yurnalis mengalami luka pada bagian dada. Sementara itu, seorang penumpang bernama Yuslim (61) dilaporkan mengalami patah tulang pada bagian tangan sebelah kiri."Tiga penumpang lainnya, yakni Dhea Mutia (23), Shivany Tania (24), dan Harlina (59) juga mengalami luka ringan serta trauma. Ada yang mengalami luka lecet di wajah hingga nyeri di bagian perut dan pinggang," jelasnya.Seluruh korban diketahui merupakan warga Kecamatan Lubukalung, Kabupaten Padangpariaman. Sesaat setelah kejadian, warga sekitar bersama petugas langsung mengevakuasi para korban ke RSUD dr. Adnan WD Payakumbuh.Petugas juga telah melakukan pengukuran dan penggambaran sketsa TKP. Kerugian materil akibat kerusakan kendaraan diperkirakan mencapai Rp7.000.000.Kondisi jalan di lokasi kejadian sebenarnya cukup mendukung karena aspal yang lurus dan kering, serta pandangan yang bebas. Atas kejadian ini, Iptu Zarwiko mengimbau kepada seluruh pengendara, terutama yang menempuh perjalanan jauh lintas provinsi, untuk selalu mengutamakan keselamatan."Kami mengimbau kepada masyarakat agar jangan memaksakan diri jika merasa lelah atau mengantuk. Segeralah beristirahat di rest area atau pos polisi terdekat guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.***
Editor:Yusfreyendi